Detail Metadata Indikator Statistik
Cakupan Imunisasi DPT-HB-Hib 3, Polio 4*, Campak Rubela, dan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
| Nama Indikator | Cakupan Imunisasi DPT-HB-Hib 3, Polio 4*, Campak Rubela, dan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Indikator ini menggambarkan proporsi bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap atau imunisasi spesifik (DPT-HB-Hib 3, Polio 4*, Campak Rubela) sesuai jadwal, dibandingkan dengan jumlah seluruh bayi sasaran di wilayah kerja puskesmas atau kecamatan pada periode tertentu. |
| Definisi | Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib3 Cakupan (Jumlah dan persentase) bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan 1 dosis imunisasi DPT-HB-Hib dosis ke 3 Cakupan imunisasi Polio 4* Cakupan (Jumlah dan persentase) bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan imunisasi bOPV (Polio tetes/polio oral) dosis ke 4* Cakupan imunisasi Campak Rubela Cakupan (Jumlah dan persentase) bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan 1 dosis imunisasi campak Rubela Cakupan imunisasi dasar lengkap Cakupan (Jumlah dan persentase) bayi usia 0-11 bulan yang telah mendapatkan 1 dosis imunisasi Hepatitis B0, 1 dosis imunisasi BCG, 3 dosis DPT-HB-HIB, 4 dosis imunisasi bOPV (Polio tetes/polio oral) (3 dosis imunisasi IPV di Provinsi DIY), 1 dosis imunisasi IPV (Polio suntik), dan 1 dosis imunisasi campak Rubela Catatan: khusus untuk provinsi DIY, diisi dengan cakupan (Jumlah dan persentase) bayi usia 0-11 bulan yang mendapatkan imunisasi IPV dosis ke 3. |
| Interpretasi | Cakupan tinggi (=95%) ? Menunjukkan program imunisasi berjalan efektif, distribusi vaksin lancar, dan partisipasi masyarakat baik. Cakupan sedang (80–94%) ? Masih ada tantangan dalam distribusi vaksin, akses layanan, atau kesadaran masyarakat. Cakupan rendah (<80%) ? Berpotensi meningkatkan risiko kejadian luar biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Perbandingan berdasarkan jenis kelamin dapat mengidentifikasi kesenjangan layanan antara bayi laki-laki dan perempuan. Perbandingan antar kecamatan/puskesmas membantu menentukan wilayah prioritas intervensi. |
| Metode Perhitungan | Cakupan imunisasi DPT-HBHib3/Polio4*/Campak Rubela=Jumlah bayi usia 0-11 bulan yang mendapat imunisasi DPTHB-HiB3/POLIO4*/Campak Rubela di satu wilayah tertentu selama satu periode / Jumlah surviving infant pada wilayah dan periode yang sama x 100% Cakupan imunisasi dasar lengkap = Jumlah bayi yang mendapat imunisasi dasar lengkap di satu wilayah tertentu selama satu periode / Jumlah surviving infant pada wilayah dan periode yang sama X 100% |
| Rumus | $CakupanimunisasiDPT-HBHib3/Polio4*/CampakRubela=Jumlahbayiusia0-11bulanyangmendapatimunisasiDPTHB-HiB3/POLIO4*/CampakRubeladisatuwilayahtertentuselamasatuperiode/Jumlahsurvivinginfantpadawilayahdanperiodeyangsamax100\%,Cakupanimunisasidasarlengkap=Jumlahbayiyangmendapatimunisasidasarlengkapdisatuwilayahtertentuselamasatuperiode/JumlahsurvivinginfantpadawilayahdanperiodeyangsamaX100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Cakupan Imunisasi DPT-HB-Hib 3, Polio 4*, Campak Rubela, dan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |