Detail Metadata Indikator Statistik
Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan,dan Gizi di Fasilitas Kesehatan
| Nama Indikator | Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan,dan Gizi di Fasilitas Kesehatan |
|---|---|
| Konsep | Menggambarkan ketersediaan tenaga kesehatan non-klinis (tenaga promosi, preventif, dan monitoring) di fasilitas kesehatan. Ini penting untuk menunjang kegiatan promotif dan preventif, termasuk sanitasi, gizi, dan kesehatan masyarakat. |
| Definisi | Tenaga kesehatan masyarakat Tenaga kesehatan masyarakat adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tenaga kesehatan lingkungan Tenaga kesehatan lingkungan adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan yang terdiri dari sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tenaga gizi Tenaga gizi adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutririonis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sarana pelayanan kesehatan lain Sarana pelayanan kesehatan lain adalah sarana pelayanan kesehatan selain puskesmas dan rumah sakit yang berada di wilayah kabupaten/kota yang meliputi klinik, tempat praktik mandiri, unit transfusi darah, dan laboratorium kesehatan. Rasio tenaga keehatan masyarakat per 100.000 penduduk Rasio tenaga keehatan masyarakat per 100.000 penduduk adalah tenaga kesehatan masyarakat yang bertugas di Puskesmas, Rumah Sakit, dan sarana pelayanan kesehatan lain di suatu wilayah per 100.000 penduduk. Rasio tenaga kesehatan lingkungan per 100.000 penduduk Rasio tenaga kesehatan lingkungan per 100.000 penduduk adalah tenaga kesehatan lingkungan yang memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Rumah Sakit, dan sarana pelayanan kesehatan lain di suatu wilayah per 100.000 penduduk. Rasio tenaga gizi per 100.000 penduduk Rasio tenaga gizi per 100.000 penduduk adalah tenaga gizi yang memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Rumah Sakit, dan sarana pelayanan kesehatan lain di suatu wilayah per 100.000 penduduk. |
| Interpretasi | Semakin banyak jumlah tenaga ini menunjukkan semakin kuatnya upaya promotif dan preventif suatu wilayah. Ketimpangan distribusi antara wilayah menunjukkan adanya kesenjangan dalam layanan edukatif dan preventif. Idealnya ada minimal 1 tenaga Kesmas, 1 Kesling, dan 1 Gizi di tiap Puskesmas (sesuai standar SPM atau Permenkes terkait). Data ini menjadi dasar dalam: Perencanaan intervensi gizi, sanitasi, dan program kesehatan masyarakat Evaluasi dukungan terhadap penurunan stunting, AKI/AKB, dan penyakit berbasis lingkungan. |
| Metode Perhitungan | Rasio tenaga kesehatan masyarakat per 100.000 penduduk = Jumlah tenaga kes.masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas,RS dan sarana pelayanan kesehatan lain di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu tertentu / Jumlah penduduk di wilayah dan tahun yang sama x 100.000 Rasio tenaga kesehatan lingkungan per 100.000 penduduk = Jumlah tenaga kesehatan lingkungan hidup yang memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas, RS dan sarana pelayanan kesehatan lain di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu tertentu / Jumlah penduduk di wilayah dan tahun yang sama x 100.000 Rasio tenaga gizi per 100.000 penduduk = Jumlah tenaga gizi yang memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas,RS dan sarana pelayanan kesehatan lain di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu tertentu / Jumlah penduduk di wilayah dan tahun yang sama x 100.000 |
| Rumus | $Rasiotenagakesehatanmasyarakatper100.000penduduk=Jumlahtenagakes.masyarakatyangmemberikanpelayanankesehatandipuskesmas,RSdansaranapelayanankesehatanlaindisuatuwilayahpadakurunwaktutertentutertentu/Jumlahpendudukdiwilayahdantahunyangsamax100.000.Rasiotenagakesehatanlingkunganper100.000penduduk=Jumlahtenagakesehatanlingkunganhidupyangmemberikanpelayanankesehatandipuskesmas,RSdansaranapelayanankesehatanlaindisuatuwilayahpadakurunwaktutertentutertentu/Jumlahpendudukdiwilayahdantahunyangsamax100.000.Rasiotenagagiziper100.000penduduk=Jumlahtenagagiziyangmemberikanpelayanankesehatandipuskesmas,RSdansaranapelayanankesehatanlaindisuatuwilayahpadakurunwaktutertentutertentu/Jumlahpendudukdiwilayahdantahunyangsamax100.000$ |
| Ukuran | Total |
| Satuan | Orang |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Tenaga Kesehatan Masyarakat Tenaga Kesehatan Lingkungan Tenaga Gizi |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |