Detail Metadata Indikator Statistik
Penderita Kusta Selesai Berobat (Release from Treatment/RFT) menurut Tipe, Kecamatan, dan Puskesmas
| Nama Indikator | Penderita Kusta Selesai Berobat (Release from Treatment/RFT) menurut Tipe, Kecamatan, dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Indikator ini menggambarkan jumlah pasien kusta yang telah menyelesaikan regimen pengobatan sesuai standar nasional/internasional pada periode tertentu, dengan klasifikasi berdasarkan tipe penyakit dan wilayah pelayanan kesehatan. Data ini digunakan untuk memantau keberhasilan program penanggulangan kusta. |
| Definisi | RFT PB (Release From Treatment) Jumlah kasus kusta baru PB dari periode kohort satu tahun yang sama yang menyelesaikan pengobatan tepat waktu (6 blister dalam 6-9 bulan). Penderita kusta baru PB diambil dari penderita kusta baru PB yang masuk dalam kohort yang sama 1 tahun sebelumnya, misalnya: untuk mencari RFT rate PB tahun 2021, maka dapat dihitung dari penderita baru PB tahun 2020 yang menyelesaikan pengobatan tepat waktu. RFT MB Jumlah kasus kusta baru MB dari periode kohort satu tahun yang sama yang menyelesaikan pengobatan tepat waktu (12 blister dalam 12-18 bulan). Penderita kusta MB merupakan penderita pada kohort yang sama, yaitu diambil dari penderita baru MB yang masuk dalam kohort yang sama 2 tahun sebelumnya, misalnya: untuk mencari RFT rate tahun 2021, maka dapat dihitung dari penderita baru tahun 2019 yang menyelesaikan pengobatan (Multi Drug Therapy/MDT) tepat waktu. |
| Interpretasi | Jumlah RFT meningkat ? Indikasi keberhasilan program dalam menuntaskan pengobatan. Persentase RFT rendah ? Bisa menunjukkan tingkat putus berobat tinggi, keterlambatan deteksi, atau masalah kepatuhan pasien. Proporsi MB lebih besar di RFT ? Bisa berarti pelayanan berhasil menuntaskan kasus berat, namun juga menunjukkan bahwa kasus berat masih banyak ditemukan. Perbandingan antar kecamatan/puskesmas dapat membantu mengidentifikasi wilayah dengan tingkat keberhasilan pengobatan tinggi atau rendah. RFT bukan berarti pasien bebas risiko komplikasi; pemantauan pasca RFT tetap diperlukan untuk deteksi dini reaksi kusta atau cacat. |
| Metode Perhitungan | RFT rate PB = Jumlah kasus baru PB yang menyelesaikan pengobatan 6 blister dalam 6-9 bulan Jumlah seluruh kasus baru PB yang mulai MDT pada periode kohort yang sama×100% RFT rate MB = Jumlah kasus baru MB yang menyelesaikan pengobatan 12 blister dalam 12-18 bulan Jumlah seluruh kasus baru MB yang mulai MDT pada periode kohort yang sama×100% |
| Rumus | $RFTratePB=JumlahkasusbaruPByangmenyelesaikanpengobatan6blisterdalam6-9bulanJumlahseluruhkasusbaruPByangmulaiMDTpadaperiodekohortyangsama×100\%,RFTrateMB=JumlahkasusbaruMByangmenyelesaikanpengobatan12blisterdalam12-18bulanJumlahseluruhkasusbaruMByangmulaiMDTpadaperiodekohortyangsama×100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Penderita Kusta Selesai Berobat |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |