Detail Metadata Indikator Statistik
Jumlah Kelahiran menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
| Nama Indikator | Jumlah Kelahiran menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas |
|---|---|
| Konsep | Indikator ini mencatat jumlah bayi yang lahir hidup di wilayah kerja |
| Definisi | Lahir Hidup Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot Lahir Mati Kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan Angka Lahir Mati Jumlah lahir mati terhadap 1.000 kelahiran (hidup+mati) |
| Interpretasi | Jumlah kelahiran adalah indikator demografi dasar yang penting untuk perencanaan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Perbandingan jumlah kelahiran laki-laki dan perempuan dapat digunakan untuk melihat rasio jenis kelamin saat lahir. Tren jumlah kelahiran per Puskesmas/Kecamatan dapat menginformasikan kebutuhan sumber daya layanan KIA, vaksinasi bayi, gizi, dsb. Data ini juga penting untuk estimasi target imunisasi dasar lengkap (IDL) dan cakupan pelayanan neonatal. |
| Metode Perhitungan | Angka Lahir Mati per 1.000 Kelahiran=Jumlah lahir mati di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu / Jumlah kelahiran (hidup+mati) di wilayah dan pada kurun waktu yang sama x 1.000 |
| Rumus | $AngkaLahirMatiper1.000Kelahiran=Jumlahlahirmatidisuatuwilayahpadakurunwaktutertentu/Jumlahkelahiranhidup+matidiwilayahdanpadakurunwaktuyangsamax1.000$ |
| Ukuran | Total |
| Satuan | Kelahiran |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Kelahiran |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2025 |