| Nama Indikator | Indeks Tutupan Lahan (ITL) |
| Konsep | Tutupan lahan, Hutan, Vegetasi, Daya dukung ekologis
|
| Definisi | Indeks yang menggambarkan daya dukung ekologis suatu wilayah berdasarkan tutupan vegetasi alami, luas hutan, dan perubahan lahan.
|
| Interpretasi | ITL tinggi maka kondisi tutupan vegetasi/hutan terjaga dengan baik. ITL rendah berarti terjadi deforestasi, degradasi lahan, ekosistem rentan.
|
| Metode Perhitungan | Menggunakan perbandingan antara luas tutupan lahan/hutan eksisting terhadap luas wilayah daratan atau target baku tutupan lahan. |
| Rumus | $\begin{equation*} ITL=\frac{LuasTutupanLahan/Hutan}{LuasWilayahDaratan}\times100 \end{equation*}$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Luas hutan (ha) Luas lahan kritis (ha) NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) Persentase tutupan vegetasi alami
|
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara 2024 |
|---|