| Nama Indikator | Indeks Kualitas Lahan (IKL) |
| Konsep | Indeks Kualitas Lahan (IKL)
|
| Definisi | Nilai yang menggambarkan kualitas lahan yang terdiri dari Indeks Kualitas Tutupan Lahan dan Indeks Kualitas Ekosistem Gambut |
| Interpretasi | Semakin tinggi IKL semakin baik kualitas lahan |
| Metode Perhitungan | Penghitungan Indeks Kualitas Lahan diawali dengan melakukan penjumlahan luas tutupan hutan dan luas tutupan vegetasi non hutan. Kemudian dilakukan konversi persentase yang merupakan perbandingan luas tutupan hutan dengan luas wilayah |
| Rumus | $IKL=100-((84.3-((\frac{LTL}{LW}-DKK)X100))X\frac{50}{54.3})$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | Poin |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Luas Tutupan Lahan (LTL) Luas Wilayah Kabupaten/Kota atau Provinsi (LW) Dampak Kanal dan Kebakaran di Kesatuan Ekosistem Gambut (DKK)
|
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Pendataan Tutupan Lahan Se-kabupaten Pamekasan 2024 |
|---|