| Nama Indikator | Jumlah Kejadian Gerakan Tanah/Longsor |
| Konsep | Gerakan Tanah/Longsor
|
| Definisi | Gerakan tanah adalah suatu gerakan menuruni lereng oleh massa tanah dan atau batuan, akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng/longsor merupakan gerakan massa batuan, tanah, atau bahan rombakan material penyusun lereng (campuran tanah dan batuan) melalui bidang gelincir lengkung atau lurus.
|
| Interpretasi | Jumlah
kejadian
gerakan
tanah/longsor menggambarkan
frekuensi atau jumlah gerakan
tanah/longsor yang terjadi dalam
suatu wilayah atau periode waktu
tertentu, semakin banyak jumlah
kejadian gerakan tanah/longsor
menunjukan bahwa suatu daerah
tersebut
frekuensinya semakin
sering
(rawan
gerakan
tanah/longsor) |
| Metode Perhitungan | perhitungan manual
|
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | Jumlah |
| Satuan | kejadian |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | -
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Kejadian Tanah Longsor
|
| Level Estimasi | Kecamatan |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | KOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA KEJADIAN BENCANA DI KABUPATEN PURBALINGGA 2024 |
|---|