| Nama Indikator | Tingkat ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan |
| Konsep | Uji KIR
|
| Definisi | Tingkat ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan merujuk pada sejauh mana fasilitas dan infrastruktur transportasi tersedia dan dapat digunakan oleh masyarakat untuk mendukung mobilitas orang dan barang
|
| Interpretasi | Semakin tinggi persentase, semakin baik |
| Metode Perhitungan | Jumlah sarana prasarana yang tersedia dibagi jumlah sarana prasarana yang dibutuhkan x 100% |
| Rumus | $\frac{Jumlahsaranaprasaranayangtersedia}{jumlahsaranaprasaranayangdibutuhkan}\cdot100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | % |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Kabupaten
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah sarana prasarana yang tersedia Jumlah sarana prasarana yang dibutuhkan
|
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Perhubungan 2025 |
|---|