Detail Metadata Indikator Statistik
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup
| Nama Indikator | Indeks Kualitas Lingkungan Hidup |
|---|---|
| Konsep | IKLH |
| Definisi | IKLH sebagai indikator pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia merupakan perpaduan antara konsep Indeks Kualitas Lingkungan dan konsep Environmental Performance Index (EPI). IKLH dapat digunakan untuk menilai kinerja program perbaikan kualitas lingkungan hidup. IKLH juga dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam mendukung proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. |
| Interpretasi | - |
| Metode Perhitungan | 1.Kabupaten/kotaIKLH = (37,6% x IKA) + (40,5% x IKU) + (21,9% x IKL) 2.ProvinsiIKLH = (34,0% x IKA) + (42,8% x IKU) + (13,3% x IKL) + (9,9% x IKAL) 3.NasionalIKLH = (34,0% x IKA) + (42,8% x IKU) + (13,3% x IKL) + (9,9% x IKAL) |
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Kategori nilai IKLH : 1. Skor 90 -100 : Kriteria Sangat Baik 2. Skor 70 –89,9 : Kriteria Baik 3. Skor 50-69,9 : Kriteria Sedang 4. Skor 25 –49,9 : Kriteria Buruk 5. Skor 0 –24,9 : Kriteria Sangat Buruk |
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | Indeks Kualitas air, Indeks Kualitas udara dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Penyusunan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang 2024 |