Detail Metadata Indikator Statistik
Panjang Jaringan Irigasi Non Teknis berdasarkan Kondisinya
| Nama Indikator | Panjang Jaringan Irigasi Non Teknis berdasarkan Kondisinya |
|---|---|
| Konsep | Jaringan Irigasi Saluran Kondisi Baik Saluran Kondisi Sedang Saluran Kondisi Rusak Ringan Saluran Kondisi Rusak Berat |
| Definisi | Kondisi Baik: Jarak total saluran irigasi yang tidak menggunakan teknologi modern atau konstruksi yang rumit, tetapi tetap berfungsi dengan baik untuk mengalirkan air irigasi dengan efektif. Kondisi Sedang: Jarak total saluran irigasi yang masih berfungsi, tetapi mengalami beberapa masalah atau kekurangan dalam operasionalnya. Dalam kondisi sedang, saluran irigasi non-teknis mungkin menghadapi beberapa kendala atau kelemahan yang mempengaruhi efisiensi dan pengiriman air irigasi. Kondisi Rusak Ringan : Jarak total saluran irigasi yang mengalami kerusakan minor atau masalah kecil yang mempengaruhi kinerja saluran, tetapi masih memungkinkan untuk mengalirkan air irigasi secara terbatas Kondisi Rusak Berat : Jarak total saluran irigasi yang mengalami kerusakan serius atau masalah yang signifikan yang secara drastis mempengaruhi kinerja saluran dan mencegah atau sangat membatasi aliran air irigasi. |
| Interpretasi | Jika terdapat peningkatan panjang saluran irigasi non teknis dalam kondisi baik, hal ini bisa menunjukkan peningkatan dalam upaya perbaikan dan pemeliharaan saluran irigasi non teknis. Mungkin ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat setempat untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak, membersihkan saluran dari endapan atau penyumbatan, dan menjaga agar saluran tetap dalam kondisi yang baik. Peningkatan panjang saluran irigasi non teknis dalam kondisi sedang menandakan bahwa lebih banyak saluran irigasi telah diperbaiki atau dibangun baru. Jika panjang saluran irigasi yang rusak ringan terus meningkat, ini dapat menunjukkan penurunan umum dalam kualitas infrastruktur irigasi. Ini mungkin disebabkan oleh faktor seperti penuaan infrastruktur, kurangnya investasi dalam perawatan, atau perubahan iklim yang menyebabkan kerusakan lebih sering terjadi. Penurunan kualitas infrastruktur dapat menghambat efisiensi dan produktivitas sistem irigasi secara keseluruhan. Peningkatan panjang saluran irigasi yang rusak berat bisa menunjukkan bahwa ada penurunan dalam investasi dan perawatan infrastruktur irigasi. Kurangnya alokasi dana dan sumber daya untuk memperbaiki dan memelihara saluran irigasi dapat mengakibatkan peningkatan jumlah saluran yang mengalami kerusakan berat. |
| Metode Perhitungan | Panjang Jaringan Irigasi Non Teknis berdasarkan Kondisinya |
| Rumus | $PanjangJaringanIrigasiNonTeknisberdasarkanKondisinya$ |
| Ukuran | Panjang |
| Satuan | meter |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Saluran Kondisi Baik Saluran Kondisi Sedang Saluran Kondisi Rusak Ringan Saluran Kondisi Rusak Berat |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Kondisi Jaringan Irigasi Non Teknis |
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | KOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA KONDISI JARINGAN IRIGASI/PENGAIRAN DI KABUPATEN PURBALINGGA 2024 |