Detail Metadata Indikator Statistik
Rata-rata Konsumsi Energi Per Kapita Per Hari
| Nama Indikator | Rata-rata Konsumsi Energi Per Kapita Per Hari |
|---|---|
| Konsep | Konsumsi Pangan |
| Definisi | Rata-rata konsumsi energi aktual penduduk per kapita di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu |
| Interpretasi | Semakin besar angkanya maka rata-rata konsumsi energi penduduk semakin besar |
| Metode Perhitungan | 1. Mengelompokkan pangan menjadi 9 kelompok pangan ( Padi-padian, umbi-umbian, pangan hewani, minyak dan lemak, buah/ biji berminyak, kacang-kacangan, gula, sayur dan buah, aneka bumbu dan bahan minuman) 2. Mengkonversi ke dalam bentuk, jenis, dan satuan yang sama. 3. Menghitung kandungan energi setiap komoditas pangan yang dikonsumsi dengan bantuan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) Kolom energi dalam DKBM menunjukkan kandungan energi (kkal)per 100 gram bagian yang dapat dimakan. Selanjutnya besaran energi setiap jenis pangan dijumlahkan menurut kelompok pangannya. 4. Menjumlahkan total energi dari masing-masing kelompok pangan sehingga akan diketahui total energi dari seluruh kelompok pangan |
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | Rata-rata |
| Satuan | Kkal/Kap/Hari |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Padi-padian Umbi-umbian Pangan Hewani Buah/Biji Berminyak Minyak dan Lemak Kacang-kacangan Gula Sayur dan Buah Lain-lain |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Tingkat Konsumsi Energi dan Tingkat Konsumsi Protein Provinsi Jawa Barat 2024 |