Detail Metadata Indikator Statistik
Load Factor
| Nama Indikator | Load Factor |
|---|---|
| Konsep | Tinjauan dilakukan sepanjang rute, maka permintaan dinyatakan sebagai demand penumpang yang ada dengan satuan penumpang per segmen. Dengan demikian Load Factor yang di dapat adalah Load Factor per segmen yang ditinjau |
| Definisi | Sebagai nisbah antara jumlah penumpang (demand) yang tersangkut dengan kapasitas tempat duduk yang disediakan (supply) |
| Interpretasi | Load factor sebesar 0.5 artinya tempat duduk angkot (oplet) yang terisi oleh penumpang adalah sebanyak 50% dari kapasitas tempat duduknya., sedangkan load factor sebesar 1 artinya jumlah penumpang sama dengan kapasitas tempat duduk yanng disediakan untuk oplet. Load factor lebih dari 1 artinya jumlah penumpang di dalam angkot (oplet) lebih banyak dari kapasitasnya atau duduk berdesakan dan tidak boleh terjadi karena mengganggu keselamatan dan kenyamanan. Angkot (oplet) berkapasitas duduk untuk 11 penumpang tidak termasuk untuk supir dengan perincian 1 di depan, 5 dikiri belakang dan kanan belakang atau 1 di depan 4 dikiri belakang 6 di kanan belakang, sedangkan bus kota berkapasitas 25 orang tidak termasuk supir. |
| Metode Perhitungan | Jumlah LF = Pada segmen yang ditinjau PG = Jumlah penumpang dari segmen yang ditinjau TD = Jumlah tempat duduk yang disediakan |
| Rumus | $LF=\frac{PG}{TD}\times10$ |
| Ukuran | Jumlah |
| Satuan | Unit/tempat duduk penumpang yang tersedia |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | - |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Load Factor Angkutan AKDP di Kalimantan Barat 2024 |