Detail Metadata Indikator Statistik
Indikator Kemiskinan Multidimensi (IKM)
| Nama Indikator | Indikator Kemiskinan Multidimensi (IKM) |
|---|---|
| Konsep | Kemiskinan Penduduk Miskin |
| Definisi | Angka yang menggambarkan kondisi kemiskinan yang tidak hanya berdasarkan dimensi pendapatan dan pengeluaran, namun mencakup pula dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. |
| Interpretasi | Nilai Indeks Kemiskinan Multidimensi yang dihasilkan menggambarkan persentase rata-rata penduduk yang mengalami kekurangan multidimensi dilihat dari 10 indikator IKM, yaitu : 1. Tidak memiliki anggota keluarga yang telah menyelesaikan pendidikan 9 tahun (SMP) 2. Memiliki minimal satu anak usia sekolah (sampai kelas 9) 3. Memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang kekurangan gizi 4. Memiliki satu atau lebih anak yang meninggal dunia 5. Tidak memiliki listrik 6. Tidak memiliki akses air minum bersih 7. Menggunakan bahan bakar memasak dari bahan bakar arang, batubara atau kayu bakar 8. Memiliki rumah dengan lantai tanah 9. Tidak memiliki kendaraan bermotor dan hanya memiliki salah satu barang berikut ini : sepeda, sepeda motor, radio, kulkas, telepon, atau televisi. |
| Metode Perhitungan | mengukur kekurangan (deprivation) setiap individu ke dalam 3 dimensi yaitu kesehatan, pendidikan dan standar hidup. IKM merupakan perkalian antara proporsi penduduk yang mengalami kemiskinan dan intensitas kemiskinan individu. |
| Rumus | $H\cdot A$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Pendapatan |
| Level Estimasi | Kota Pariaman |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | kompilasi data Fakir Miskin Cakupan Daerah 2022 |