Detail Metadata Indikator Statistik
Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur
| Nama Indikator | Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur |
|---|---|
| Konsep | IKLI |
| Definisi | merupakan ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat atas pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pengukuran IKLI memberikan informasi baik dalam perspektif masyarakat secara obyektif, komprehensif, dan kredibel, baik dalam aspek pembangunan fisik maupun aspek manfaat. |
| Interpretasi | Capaian Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur pada Level Kabupaten menunjukkan secara utuh kondisi 8 infrastruktur dasar sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah sebagai bentuk kebutuhan dasar masyarakat akan akses. Perhituungan Skor Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten dihitung menjadi 3 Level yakni Skor Indeks Akhir, Skor Indeks setiap Variabel dan Skor Indeks Setiap Unsur. Hal ini merupakan deskripsi untuk mengetahui komponen mana yang memiliki kinerja rendah maupun memiliki ekspektasi sebagai dasar pertimbangan Pemerintah Kabupaten Lamongan mengambil keputusan terkait peningkatan kualitas pelayanan infrastruktur. A. Capaian IKLI Kabupaten Dari Hasil Penjabaran Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) Kabupaten Lamongan pada bab sebelumnya membahas komponen dari setiap variabel dan aspek pada lima sisi. Komponen-komponen tersebut dijelaskan dalam 8 Variabel, 27 Indikator dan 135 item dengan memperhatikan lima aspek yakni ketersediaan, kualitas, kesesuaian, kebermanfaatan dan Kontribusi terhadap ekonomi. Untuk mengetahui profiling Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Lamongan tahun 2022 dapat digambarkan pada grafik berikut : 4,22 4,03 4,03 3,96 3,76 3,74 3,74 3,68 IKLI Dimensi IKLI Rata-Rata Gambar 4. 57: Capaian IKLI di Kabupaten Lamongan Tahun 2022 Sumber: Hasil Analisis, 2022 Apabila Nilai Indeks IKLI Kabupaten Lamongan dikonversi kedalam kategori skor maka dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 4. 9: Nilai Indeks IKLI Kabupaten Lamongan Nilai Persepsi Nilai Interval Nilai Interval Konversi Mutu Pelayanan Kinerja Unit Layanan Infrastruktur 1 1,00-1,80 20,00 – 36,0 E Sangat Kurang 2 1,81-2,60 36,10 – 52,00 D Kurang 3 2,61-3,40 52,10 – 68,00 C Cukup 4 3,41-4,20 68,10 - 84,00 B Baik 5 4,30-5,00 84,10 – 100,00 A Sangat Baik Sumber : Permenpan 14 tahun 2017 tentang Survei Kepuasan Masyarakat Dari Hasil Tabel diatas, nilai rata-rata Indek Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) Kabupaten Lamongan adalah 3,89 atau dalam tabel konversi diatas masuk kedalam mutu pelayanan B dengan Kategori Baik. Skor Akhir indeks kemudian dikalikan x20 untuk menghasilkan skor akhir pada rentang 1.00 – 100.00. Sehingga Skor Akhir Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur Kabupaten Lamongan adalah 77,89. Nilai tersebut sebagai acuan berada pada ambang batas rendah pada Penilaian kategori B. Kinerja Unit Pelayanan perlu untuk memberikan perhatian untuk tetap menjaga Ketersediaan, Kualitas, Kesesuaian, Keterjangkauan dan Kontribusi Unit Layanan terhadap ekonomi. Dilihat positioning skor Angka tersebut Skor IKLI Kabupaten Lamongan berada pada ambang tengah nilai B yang memiliki selisih jauh untuk dapat turun ke Posisi C maupun meningkat ke skor A. Selain melihat skor akhir Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) Kabupaten Lamongan dari sisi skor dapat diperhatikan pula capaian akhir pada setiap dimensi yang membangun IKLI Kabupaten Lamongan. Berdasarkan dari hasil di atas dapat diketahui bahwa Skor Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur terendah ada pada Variabel Sarana dan Prasarana Lingkungan Hidup dengan skor 3,68 dan Variabel dengan skor tertinggi ada pada variabel dimensi infrastruktur pelayanan publik dengan skor 4,22. Bila benchmark dengan kondisi IKLI Kabupaten Lamongan Maka terdapat 4 Variabel yang berada pada skor dibawah Rata-Rata yakni : 1. Variabel Infrastruktur Ruang Publik 2. Variabel Infrastruktur Irigasi 3. Variabel Sarana perhubungan 4. Variabel Sarana-Prasaran Lingkungan Hidup Sementara untuk Variabel yang berada diatas Rata-Rata Skor IKLI Kabupaten Lamongan yakni : 1. Variabel Jalan dan Jembatan 2. Variabel Infrastruktur Air Bersih 3. Variabel Infrastruktur Perumahan dan Permukiman 4. Variabel Infrastruktur Pelayanan Publik Sehingga dari variabel diatas didapatkan bahwa 4 variabel perlu untuk dipertahankan kualitas dan berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara terus-menerus. Sementara itu 4 variabel yang lain mengindikasikan kinerja mediocre dengan kata lain tidak dapat dinyatakan buruk mengingat skor pada masing-masing skor dibawah IKLI Kabupaten Lamongan masih memiliki skor 3 atau masuk dalam kategori cukup. Hal yang perlu diwaspadai adalah Variabel tersebut memiliki kecenderungan memiliki penurunan kepuasan seiring meningkatkan kebutuhan masyarakat akan akses dan adanya degradasi fisik pada infrastruktur. Oleh karena itu Variabel-Variabel tersebut perlu untuk mendapatkan prioritas perbaikan pada tahun berikutnya. B. Capaian IKLI Pada Masing-Masing Unsur Berdasarkan 8 Variabel IKLI yang digambarkan diatas selanjutnya diterjemahkan kedalam masing-masing unsur atau turunan dari masing-masing variabel dengan jumlah 27 unsur. Ke-27 unsur tersebut memiliki skor berbeda-beda mengikuti skor pada tiap variabel dimana unsur dapat merupakan komposit pembentuk dari variabel. Untuk mengetahui skor pada masing-masing Unsur dapat digambarkan pada grafik berikut : Skor Rata-Rata Gambar 4. 58: Capaian IKLI pada Masing-Masing Unsur di Kabupaten Lamongan Tahun 2022 Sumber: Hasil Analisis, 2022 Grafik diatas merujuk terhadap skor pada setiap unsur, setiap warna mewakili variabel pada setiap dimensi. Dari skor diatas dapat disimpulkan dari 27 unsur 16 unsur memiliki skor dibawah rata-rata IKLI Kabupaten Lamongan dan 11 Unsur memiliki skor diatas rata-rata IKLI Kabupaten Lamongan. Unsur- Unsur yang memiliki skor dibawah Kabupaten Lamongan adalah sebagai berikut : Tabel 4. 10: Daftar Nilai di bawah Nilai IKLI Kabupaten Lamongan Unsur Skor IKLI Keterangan Kabupaten Jalan Pertanian 3,81 3,89 Dibawah Rata-rata Drainase/got 3,79 3,89 Dibawah Rata-rata Pengelolaan Limbah 3,64 3,89 Dibawah Rata-rata Pedestrian 3,69 3,89 Dibawah Rata-rata Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) 3,62 3,89 Dibawah Rata-rata Irigasi Primer (sungai) 3,84 3,89 Dibawah Rata-rata Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) 3,63 3,89 Dibawah Rata-rata Irigasi tersier (Irigasi Tani) 3,78 3,89 Dibawah Rata-rata Irigasi air tanah (sumur pantek) 3,68 3,89 Dibawah Rata-rata Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) 3,74 3,89 Dibawah Rata-rata Angkutan Transit (halte dan sarana Ojek) 3,64 3,89 Dibawah Rata-rata Terminal 3,67 3,89 Dibawah Rata-rata Rambu 3,79 3,89 Dibawah Rata-rata Marka Jalan 3,71 3,89 Dibawah Rata-rata Fasilitas Parkir 3,58 3,89 Dibawah Rata-rata Infrastruktur Pengelolaan Sampah (TPS/Tong Sampah) 3,68 3,89 Dibawah Rata-rata Sumber : Hasil Analisis, 2022 Sementara itu untuk 11 unsur yang memiliki skor diatas rata-rata IKLI Kabupaten Lamongan adalah sebagai berikut : Tabel 4. 11: Daftar Nilai di atas Nilai IKLI Kabupaten Lamongan Unsur Skor IKLI Keterangan Kabupaten Sarana Olahraga 3,98 3,89 Diatas rata-rata Fasilitas Pendidikan 4,32 3,89 Diatas rata-rata Fasilitas Kesehatan 4,22 3,89 Diatas rata-rata Pasar 4,11 3,89 Diatas rata-rata Penerangan Jalan Umum 4,01 3,89 Diatas rata-rata Sumber : Hasil Analisis Pencapaian skor IKLI Kabupaten Lamongan merupakan penghitungan berdasasrkan pembobotan yang diukur dari ukuran agregat Kabupaten Lamongan, Pengukuran setiap Variabel, Unsur dan juga item yang memperhatikan 5 aspek yakni ketersediaan, kualitas, kesesuaian, manfaat dan kontribusi infrastruktur terhadap ekonomi masyarakat. Pengukuran IKLI Kabupaten didasarkan atas perhitungan disetiap unsur. Berikut merupakan lampiran hasil penghitungan skor yang dihitung berdasarkan item atau operasional. Tabel 4. 12: Daftar Hasil Perhitungan Skor Berdasarkan Item di Kabupaten Lamongan Tahun 2022 X1 4,272 X2 4,044 X3 4,095 X4 4,258 X5 4,239 X6 4,232 X7 3,800 X8 3,946 X9 4,241 X10 4,149 X11 4,159 X12 3,903 X13 3,939 X14 4,126 X15 4,119 X16 3,840 X17 3,657 X18 3,722 X19 3,916 X20 3,910 X21 4,184 X22 3,956 X23 3,931 X24 4,077 X73 3,971 X74 4,183 X75 4,150 X76 3,930 X77 3,835 X78 3,805 X79 3,898 X80 3,755 X81 3,754 X82 3,595 X83 3,556 X84 3,665 X85 3,590 X86 3,901 X87 3,723 X88 3,668 X89 3,847 X90 3,781 X91 3,656 X92 3,605 X93 3,558 Keterangan Jalan Kabupaten X1 Ketersediaan Fisik Jalan Kabupaten X2 Kualitas Fisik Jalan Kabupaten X3 Kesesuaian Peruntukan Jalan Kabupaten X4 Tingkat Pemanfaatan Jalan Kabupaten X5 Kontribusi Jalan Kabupaten terhadap perekonomian Jalan Desa X6 Ketersediaan Fisik Jalan Desa X7 Kualitas Fisik Jalan Desa X8 Kesesuaian Peruntukan Jalan Desa X9 Tingkat Pemanfaatan Jalan Desa X10 Kontribusi Jalan Desa terhadap perekonomian Jembatan X11 Ketersediaan Fisik Jembatan X12 Kualitas Fisik Jembatan X13 Kesesuaian Peruntukan Jembatan X14 Tingkat Pemanfaatan Jembatan X15 Kontribusi Jembatan terhadap perekonomian Jalan Pertanian X16 Ketersediaan Fisik Jalan Pertanian X17 Kualitas Fisik Jalan Pertanian X18 Kesesuaian Peruntukan Jalan Pertanian X19 Tingkat Pemanfaatan Jalan Pertanian X20 Kontribusi Jalan Pertanian terhadap perekonomian Akses layanan Air Bersih X21 Ketersediaan Fisik Akses layanan Air Bersih X22 Kualitas Fisik Akses layanan Air Bersih X23 Kesesuaian Peruntukan Akses layanan Air Bersih X24 Tingkat Pemanfaatan Akses layanan Air Bersih X25 Kontribusi Akses layanan Air Bersih terhadap perekonomian Drainase/got X26 Ketersediaan Fisik Drainase/got X27 Kualitas Fisik Drainase/got X28 Kesesuaian Peruntukan Drainase/got X29 Tingkat Pemanfaatan Drainase/got X30 Kontribusi Drainase/got terhadap perekonomian Jaringan Listrik X31 Ketersediaan Fisik Jaringan Listrik X32 Kualitas Fisik Jaringan Listrik X33 Kesesuaian Peruntukan Jaringan Listrik X34 Tingkat Pemanfaatan Jaringan Listrik X35 Kontribusi Jaringan Listrik terhadap perekonomian Jaringan internet/telepon X36 Ketersediaan Fisik Jaringan internet/telepon X37 Kualitas Fisik Jaringan internet/telepon X38 Kesesuaian Peruntukan Jaringan internet/telepon X39 Tingkat Pemanfaatan Jaringan internet/telepon X40 Kontribusi Jaringan internet/telepon terhadap perekonomian Pengelolaan Limbah X41 Ketersediaan Fisik Pengelolaan Limbah X42 Kualitas Fisik Pengelolaan Limbah X43 Kesesuaian Peruntukan Pengelolaan Limbah X44 Tingkat Pemanfaatan Pengelolaan Limbah X45 Kontribusi Pengelolaan Limbah terhadap perekonomian Pedestrian X46 Ketersediaan Fisik Pedestrian X47 Kualitas Fisik Pedestrian X48 Kesesuaian Peruntukan Pedestrian X49 Tingkat Pemanfaatan Pedestrian X50 Kontribusi Pedestrian terhadap perekonomian Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) X51 Ketersediaan Fisik Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) X52 Kualitas Fisik Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) X53 Kesesuaian Peruntukan Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) X54 Tingkat Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) X55 Kontribusi Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) terhadap perekonomian Sarana Olahraga X56 Ketersediaan Fisik Sarana Olahraga X57 Kualitas Fisik Sarana Olahraga X58 Kesesuaian Peruntukan Sarana Olahraga X59 Tingkat Pemanfaatan Sarana Olahraga X60 Kontribusi Sarana Olahraga terhadap perekonomian Fasilitas Pendidikan X61 Ketersediaan Fisik Fasilitas Pendidikan X62 Kualitas Fisik Fasilitas Pendidikan X63 Kesesuaian peruntukan Fasilitas Pendidikan X64 Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan X65 Kontribusi Fasilitas Pendidikan terhadap perekonomian Fasilitas Kesehatan X66 Ketersediaan Fisik Fasilitas Kesehatan X67 Kualitas Fisik Fasilitas Kesehatan X68 Kesesuaian peruntukan Fasilitas Kesehatan X69 Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan X70 Kontribusi Fasilitas Kesehatan terhadap perekonomian Pasar X71 Ketersediaan Fisik Pasar X72 Kualitas Fisik Pasar X73 Kesesuaian peruntukan Pasar X74 Tingkat Pemanfaatan Pasar X75 Kontribusi Pasar terhadap perekonomian Irigasi Primer (sungai) X76 Ketersediaan Fisik Irigasi Primer (sungai) X77 Kualitas Fisik Irigasi Primer (sungai) X78 Kesesuaian peruntukan Irigasi Primer (sungai) X79 Tingkat Pemanfaatan Irigasi Primer (sungai) X80 Kontribusi Irigasi Primer (sungai) terhadap perekonomian Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) X81 Ketersediaan Fisik Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) X82 Kualitas Fisik Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) X83 Kesesuaian peruntukan Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) X84 Tingkat Pemanfaatan Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) X85 Kontribusi Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) terhadap perekonomian Irigasi tersier (Irigasi Tani) X86 Ketersediaan Fisik Irigasi tersier (Irigasi Tani) X87 Kualitas Fisik Irigasi tersier (Irigasi Tani) X88 Kesesuaian peruntukan Irigasi tersier (Irigasi Tani) X89 Tingkat Pemanfaatan Irigasi tersier (Irigasi Tani) X90 Kontribusi Irigasi tersier (Irigasi Tani) terhadap perekonomian Irigasi air tanah (sumur pantek) X91 Ketersediaan Fisik Irigasi air tanah (sumur pantek) X92 Kualitas Fisik Irigasi air tanah (sumur pantek) X93 Kesesuaian peruntukan Irigasi air tanah (sumur pantek) X94 Tingkat Pemanfaatan Irigasi air tanah (sumur pantek) X95 Kontribusi Irigasi air tanah (sumur pantek) terhadap perekonomian Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) X96 Ketersediaan Fisik Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) X97 Kualitas Fisik Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) X98 Kesesuaian peruntukan Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) X99 Tingkat Pemanfaatan Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) X100 Kontribusi Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan embung) terhadap perekonomian Angkutan Transit (halte dan sarana Ojek) X101 Ketersediaan Fisik Angkutran Transit (halte dan sarana Ojek) X102 Kualitas Fisik Angkutran Transit (halte dan sarana Ojek) X103 Kesesuaian peruntukan Angkutran Transit (halte dan sarana Ojek) X104 Tingkat Pemanfaatan Angkutran Transit (halte dan sarana Ojek) X105 Kontribusi Angkutran Transit (halte dan sarana Ojek) terhadap perekonomian Terminal X106 Ketersediaan Fisik Terminal X107 Kualitas Fisik Terminal X108 Kesesuaian peruntukan Terminal X109 Tingkat Pemanfaatan Terminal X110 Kontribusi Terminal terhadap perekonomian Penerangan Jalan Umum X111 Ketersediaan Fisik Penerangan Jalan Umum X112 Kualitas Fisik Penerangan Jalan Umum X113 Kesesuaian peruntukan Penerangan Jalan Umum X114 Tingkat Pemanfaatan Penerangan Jalan Umum X115 Kontribusi Penerangan Jalan Umum terhadap perekonomian Rambu X116 Ketersediaan Fisik Rambu X117 Kualitas Fisik Rambu X118 Kesesuaian peruntukan Rambu X119 Tingkat Pemanfaatan Rambu X120 Kontribusi Rambu terhadap perekonomian Marka Jalan X121 Ketersediaan Fisik Marka Jalan X122 Kualitas Fisik Marka Jalan X123 Kesesuaian peruntukan Marka Jalan X124 Tingkat Pemanfaatan Marka Jalan X125 Kontribusi Marka Jalan terhadap perekonomian Fasilitas Parkir X126 Ketersediaan Fisik Fasilitas Parkir X127 Kualitas Fisik Fasilitas Parkir X128 Kesesuaian peruntukan Fasilitas Parkir X129 Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Parkir X130 Kontribusi Fasilitas Parkir terhadap perekonomian Infrastruktur Pengelolaan Sampah (TPS/Tong Sampah) X131 Ketersediaan Tempat Sampah X132 Kualitas/Kualitas Tempat Sampah X133 Kesesuaian peruntukan Tempah Sampah X134 Tingkat Pemanfaatan Tempat Sampah X135 Kontribusi Tempat Sampah Terhadap perekonomian C. Capaian IKLI Per-Kecamatan Skoring terhadap pencapain skor IKLI pada level kabupaten menunjukkan secara umum pencapaian 8 Variabel infastruktur di level kabupaten. Perencanaan pembangunan memerlukan konsep spasial yang strategis untuk dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dari konsep spasial tersebut diperlukan decision untuk menentukan tindakan. Penyajian kondisi IKLI berdasarkan pembagian kewilayahan kecamatan perlu untuk dituangkan untuk menentukan kecamatan mana yang memerlukan penanganan berdasarkan 8 variabel infrastruktur di 27 Kecamatan di Kabupaten Lamongan. Berikut merupakan klasifikasi kelompok Kecamatan yang memiliki skor berdasarkan rata-rata IKLI Kabupaten Lamongan 5 4,5 4 9 Kecamatan Diatas IKLI Kabupaten 17 Kecamatan dibawah IKLI Kabupaten 3,5 3 2,5 2 1,5 1 0,5 0 IKLI Kec. IKLI Kab. Kecamatan Gambar 4. 59: Capaian IKLI Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Lamongan Tahun 2022 Sumber: Hasil Analisis, 2022 Tabel diatas menunjukkan terdapat 9 Kecamatan dengan Skor diatas Rata- rata Kabupaten Lamongan dan 17 Kecamatan berada di bawah Skor IKLI Kabupaten Lamongan, yang perlu diperhatikan adalah kecamatan dengan skor dibawah angka skor 2,60 yakni kecamatan Bluluk dan Kecamatan Sukorame dengan skor masing masing 2,54 dan 2,38 dimana skor tersebut masuk kedalam kategori D atau dalam arti lain kondisi yang diinterpretasikan sebagai “Kurang”. Untuk mencapai kondisi baik setidaknya perlu untuk meningkat signifikan dalam kateri C. Dari hasil analisis Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur yang disajikan dalam satuan kecamatan didapatkan kesimpulan sebagai berikut : i. Unsur Jalan Kabupaten Skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,88) dan Skor Terendah ada pada kecamatan Sukorame (3,13) ii. Unsur Jalan Desa Skor Tertinggi berada pada Kecamatan Karangbinangun (4,59) dan Kecamatan dengan Skor terendah pada Kecamatan Sukorame iii. Unsur Jembatan skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,71) dan skor terendah ada pada Kec. Bluluk dan Sukorame (3,03) iv. Unsur Jalan Pertanian tertinggi ada pada kecamata Brondong (4,54) dan skor terendah ada pada kecamatan Bluluk (3,00) v. Unsur Akses Layanan Air Bersih skor tertinggi ada pada kecamatan Brondong (4,71) dan Kecamatan dengan Skor terendah ada pada kecamatan Bluluk (1,80) vi. Unsur Drainase/Got skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,63) dan skor terendah berada pada kecamatan Bluluk (2,40) vii. Unsur Jaringan Listrik tertinggi berada pada Kecamatan Brondong (4,84) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,03) viii. Unsur jaringan internet/telepon skor tertinggi berada pada Kecamatan Brondong (4,90) dan kecamatan terendah ada pada kecamatan Sukorame (3,03) ix. Unsur pengelolaan limbah, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,37) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (1,80) x. Unsur pedestrian, skor tertinggi berada Kec. Brondong (4,58) dan Skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (1,20) xi. Unsur RTH, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,54) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (0,0) xii. Unsur Sarana Olahraga, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,62) dan skor terendah berada pada kecamatan Karangbinangun (2,8) xiii. Unsur Fasilitas Pendidikan, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,91) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,05) xiv. Unsur Fasilitas Kesehatan, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,89)) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,03) xv. Unsur Pasar, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,86) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,00) xvi. Unsur Irigasi Primer sungai, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,61) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,00) xvii. Unsur Irigasi Sekunder, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,57) dan skor terendah berada pada kecamatan Bluluk (0,60) xviii. Unsur Irigasi Tersier (tani), skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,62) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,00) xix. Unsur Sumur Pantek, skor tertinggi berada pada kecamatan Laren (4,70) dan skor terendah berada pada kecamatan Sekaran (2,93) xx. Unsur Penampung air (waduk, rawa, embung), skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,66) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,00) xxi. Unsur Angkutan Transit, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,44) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (1,20) xxii. Unsur Terminal, skor tertinggi berada pada kecamatan Deket (4,54) dan skor terendah berada pada kecamatan Sugio (1,70) xxiii. Unsur PJU, skor tertinggi berada pada kecamatan Sugio (4,72) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (3,00) xxiv. Unsur Rambu-Rambu, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,54) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (0,60) xxv. Unsur Marka Jalan, skor tertinggi berada pada kecamatan Ngimbang (4,54) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (1,20) xxvi. Unsur Fasilitas Parkir, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,34) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (1,80) xxvii. Unsur Sarana Pengelolaan Sampah, skor tertinggi berada pada kecamatan Brondong (4,44) dan skor terendah berada pada kecamatan Sukorame (1,80) Kecamatan Jalan Kabupaten Jalan Desa Jembatan Jalan Pertanian Akses layanan Air Bersih Drainase/got Jaringan Listrik Jaringan internet/telepon Pengelolaan Limbah Pedestrian Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota, dll) Sarana Olahraga Fasilitas Pendidikan Fasilitas Kesehatan Pasar Irigasi Primer (sungai) Irigasi Sekunder (kanal/gorong-gorong) Irigasi tersier (Irigasi Tani) Irigasi air tanah (sumur pantek) Infrastruktur Penampung air( Waduk, rawa, dan Angkutan Transit (halte dan sarana Ojek) Terminal Penerangan Jalan Umum Rambu Marka Jalan Fasilitas Parkir Infrastruktur Pengelolaan Sampah IKLI Kec. Karanggeneng 3,84 3,84 3,88 3,55 3,67 3,13 3,57 3,94 3,11 3,02 3,17 3,83 3,99 3,91 3,84 3,54 3,16 3,53 3,39 3,07 3,06 3,11 3,45 3,22 3,17 3,39 3,28 3,50 Laren 3,65 3,39 3,92 3,58 3,91 4,11 3,90 4,14 4,37 3,90 3,64 3,82 4,26 3,99 4,04 4,02 3,62 3,54 4,70 4,22 3,90 4,30 3,75 4,30 3,78 3,91 3,78 3,92 Brondong 4,88 4,43 4,71 4,54 4,71 4,63 4,84 4,90 4,37 4,58 4,54 4,62 4,91 4,89 4,86 4,61 4,57 4,62 4,64 4,66 4,44 4,43 4,63 4,54 4,50 4,34 4,44 4,63 Ngimbang 4,44 4,41 4,26 4,20 3,95 3,79 3,82 3,77 3,76 4,02 3,63 4,39 4,56 4,54 4,45 3,97 3,57 3,62 3,72 3,67 3,91 4,07 4,28 4,45 4,54 3,13 3,09 3,93 Solokuro 3,97 4,11 3,87 3,71 4,14 4,09 4,08 4,07 3,98 3,74 3,93 3,97 4,19 3,83 4,12 3,78 3,85 3,86 4,16 3,96 4,09 3,90 3,61 3,82 3,74 3,60 3,65 3,93 Paciran 3,93 3,87 3,97 3,96 4,20 3,99 4,01 4,22 4,32 4,38 4,16 3,95 4,55 4,09 4,20 3,97 4,12 3,92 4,31 3,98 4,05 3,66 3,88 4,10 4,00 3,69 3,85 4,06 Deket 4,63 4,57 4,53 3,86 4,69 3,77 4,72 4,64 3,87 4,02 3,54 3,75 4,71 4,72 4,11 4,22 3,20 3,90 3,30 3,29 4,39 4,54 4,47 4,34 3,67 4,03 4,21 4,21 Sukodadi 3,65 3,49 3,58 3,49 3,67 3,31 3,74 3,89 3,18 3,26 3,33 3,48 3,82 3,74 3,76 3,28 3,26 3,40 3,50 3,30 3,24 3,30 3,51 3,45 3,31 3,19 3,12 3,46 Lamongan 4,08 3,96 3,71 3,29 3,82 3,63 4,11 4,12 3,57 3,94 3,86 3,89 4,20 4,22 4,04 3,44 3,31 3,26 3,23 3,31 3,54 3,64 4,04 3,97 3,96 3,73 3,94 3,82 Sekaran 4,00 3,51 3,97 3,77 4,14 3,42 4,07 4,07 3,40 3,45 3,44 3,50 4,47 4,47 4,63 3,98 3,29 3,81 2,93 4,09 3,19 3,11 3,89 3,31 3,35 3,61 3,51 3,78 Babat 3,96 4,01 3,87 3,86 4,15 4,00 4,40 4,45 3,65 3,56 3,37 4,15 4,43 4,16 3,97 3,89 3,82 3,99 3,98 3,85 3,56 3,37 3,96 3,53 3,50 3,40 3,59 3,89 Tikung 4,45 4,40 4,24 3,58 3,30 3,53 4,41 4,43 3,38 3,48 3,29 3,39 3,94 3,94 3,41 3,41 3,42 3,43 3,46 3,45 3,25 3,11 3,91 3,71 3,66 3,30 3,33 3,60 Kedungpring 3,73 4,13 4,02 4,05 4,31 4,24 4,55 4,56 3,38 3,34 3,35 4,56 4,63 4,28 4,65 4,28 4,01 4,18 4,22 4,37 3,74 3,11 3,87 3,67 3,62 3,88 3,56 4,02 Maduran 3,82 3,80 4,18 3,84 3,91 3,69 4,09 4,13 3,64 3,51 3,53 3,73 4,36 3,98 4,20 3,96 3,76 3,89 3,62 4,02 3,47 3,42 3,73 3,56 3,69 3,80 3,84 3,85 Sarirejo 4,35 4,33 3,67 3,69 4,05 3,70 4,56 4,44 3,96 3,87 3,15 4,28 4,50 4,48 3,36 3,59 3,17 3,88 3,74 4,37 4,28 4,22 4,39 4,32 3,45 3,52 4,07 3,99 Mantup 3,90 3,71 3,62 3,66 3,57 3,61 3,64 3,71 3,40 3,47 3,53 3,67 3,66 3,67 3,76 3,48 3,49 3,56 3,53 3,50 3,43 3,55 3,63 3,59 3,50 3,50 3,55 3,59 Kembangbahu 4,00 3,99 3,96 3,91 3,95 3,92 3,94 3,86 3,87 3,85 3,80 3,80 3,94 3,96 3,81 3,83 3,86 3,86 3,77 3,83 3,84 3,84 3,97 3,85 3,90 3,88 4,00 3,91 Sambeng 4,44 4,28 4,10 3,88 3,74 3,68 3,49 3,48 3,64 3,58 4,10 4,51 4,29 4,23 4,27 4,26 3,97 3,79 3,80 3,88 3,78 3,79 3,86 4,12 4,11 3,08 3,01 3,82 Turi 3,88 3,92 3,82 3,25 3,91 3,45 3,69 4,01 3,15 3,21 3,38 3,42 3,60 3,60 3,93 3,51 3,34 3,35 3,44 3,45 3,20 2,97 3,56 3,33 3,21 3,24 3,20 3,51 Kalitengah 4,43 4,35 4,19 4,08 4,16 3,32 4,11 3,73 3,42 3,34 3,22 4,07 4,17 4,16 4,11 3,54 3,08 3,57 3,59 3,25 2,82 3,28 3,77 3,12 2,97 3,36 3,21 3,70 Pucuk 3,93 3,50 3,34 3,48 3,48 3,32 3,59 3,91 2,95 3,28 3,02 3,42 3,83 3,74 3,31 3,28 3,23 3,27 2,96 3,33 3,17 3,19 3,35 3,15 3,19 3,01 3,05 3,35 Sugio 3,19 3,28 3,17 3,17 3,23 3,22 4,77 4,40 3,28 2,80 2,90 4,02 4,72 3,15 3,67 3,04 3,19 3,15 3,00 3,30 2,60 1,70 4,72 3,20 3,04 3,00 3,08 3,34 Glagah 3,52 3,45 3,40 3,34 3,53 3,13 3,68 3,78 2,80 3,25 3,17 3,45 3,57 3,49 3,40 3,37 3,10 3,45 3,80 3,10 2,80 2,60 3,81 3,21 3,20 3,10 3,78 3,42 Karangbinangun 4,66 4,59 4,63 3,42 4,10 3,24 4,60 4,68 3,31 3,23 2,70 2,80 4,73 4,72 3,17 4,25 2,93 4,64 3,28 3,43 2,80 3,33 4,25 3,14 2,87 3,60 4,16 3,84 Modo 3,18 3,21 3,14 3,30 3,19 3,47 3,26 3,20 2,93 2,89 2,62 3,05 3,22 3,23 3,22 3,07 3,15 3,06 3,07 3,10 2,98 2,87 3,19 3,24 3,35 3,00 3,02 3,11 Bluluk 3,88 3,07 3,03 3,00 1,80 2,40 3,14 3,04 2,40 3,00 2,40 3,02 3,09 3,03 3,03 3,10 0,60 3,02 3,03 3,07 1,80 2,40 3,00 1,80 1,80 3,00 1,80 2,54 Sukorame 3,13 3,00 3,03 3,00 2,40 3,00 3,03 3,00 1,80 1,20 0,00 3,00 3,05 3,03 3,00 3,00 3,00 3,00 3,00 3,00 1,20 2,40 3,00 0,60 1,20 1,80 1,80 2,38 Rata-Rata 3,98 3,87 3,84 3,65 3,77 3,59 3,99 4,02 3,44 3,45 3,29 3,76 4,13 3,97 3,86 3,69 3,37 3,65 3,60 3,62 3,35 3,38 3,83 3,50 3,42 3,41 3,44 |
| Metode Perhitungan | Deskriftif Kuantitatif |
| Rumus | $Validitasdan\operatorname{Re}abilitas$ |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | 1. Pendahuluan 2. Tinjauan Konseptual 3. Metode Pelaksanaan Kegiatan 4.Pembahasan 5. Penutup |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Availability (Ketersediaan Fisik) Quality (Kualitas Fisik) Appropriateness (Kesesuaian) Utility (Pemanfaatan Kontribusi terhadap perekonomian |
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur Kabupaten Lamongan 2022 |