Detail Metadata Indikator Statistik
Angka Partisipasi Murni (APM)
| Nama Indikator | Angka Partisipasi Murni (APM) |
|---|---|
| Konsep | - |
| Definisi | Proporsi dari penduduk kelompok usia sekolah tertentu yang sedang bersekolah tepat di jenjang pendidikan yang seharusnya (sesuai antara umur penduduk dengan ketentuan usia bersekolah di jenjang tersebut) terhadap penduduk kelompok usia sekolah yang bersesuain. Sejak tahun 2007, Pendidikan Non Formal (Paket A, Paket B, Paket C) turut diperhitungkan |
| Interpretasi | Nilai APM berkisar antara 0-100. APM menunjukkan seberapa banyak penduduk usia sekolah yang sudah dapat memanfaatkan fasilitas pendidikan sesuai pada jenjang pendidikannya. Bila seluruh anak usia sekolah dapat bersekolah tepat waktu, maka APM akan mencapai 100 persen. Secara umum, APM akan selalu lebih rendah dari APK karena APK memperhitungkan jumlah penduduk di luar usia sekolah pada jenjang pendidikan yang bersangkutan Contoh: APM SMP Kabupaten Deli Serdang Tahun 2013 sebesar 64,71 persen, artinya sekitar 65 persen penduduk di Kabupaten Deli Serdang yang berusia 13-15 tahun bersekolah tepat waktu dijenjang SMP/sederajad |
| Metode Perhitungan | - |
| Rumus | - |
| Ukuran | - |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | - |
| Apakah Indikator Komposit | - |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Kor (Tahunan) 2002 |