| Nama Indikator | Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk |
| Konsep | Ketersediaan pangan ditentukan oleh produksi pangan, perdagangan pangan, stok yang diiliki oleh pedagang atupun pemerintah, kapasitas produksi pangan, keberadaan sarana dan prasarana penyedia pangan
|
| Definisi | Jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan yang terdiri dari : 1) dokter umu/spesialis, 2) dokter gigi, 3) bidan, 4) teaga kesehatan lainnya (perawat, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga gizi, apoteker/asisten apoteker) dibandingkan dengan kepadatan penduduk desa |
| Interpretasi | - |
| Metode Perhitungan | 1. Analisis Indikator Individu
2. Analisis Komposit
Yj = Skor Komposit kabupaten/kota ke-j
ai = bobot masing-masing indikator
xij = nilai standarisasi masing-masing indikaor pada kabupaten/kota ke -j
|
| Rumus | - |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | - |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Podes 2020 SP 2020
|
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Statistik untuk Penyusunan Peta Ketahanan pangan dan kerentanan pangan (Food Security and Vulnerability Atlas) Kabupaten Seluma 2020 2020 |
|---|