| Nama Indikator | Populasi Akhir Unggas |
| Konsep | Populasi akhir untuk jenis ternak itik, entok/itik manila, ayam kampung (buras), ayam ras pedaging, ayam ras petelur, burung puyuh, burung merpati
|
| Definisi | Merupakan total jumlah seluruh ternak besar di masing-masing desa pada awal periode pencacahan |
| Interpretasi | Populasi akhir ternak unggas (menurut jenis ternak)
contoh:
Populasi akhir ternak itik bulan September di Desa Tabak Kanilan sejumlah 1.889 ekor, yang terdiri dari 371 ekor itik jantan dan 1.518 ekor itik betina. |
| Metode Perhitungan | Populasi Akhir Ternak Unggas = Populasi Awal Ternak Unggas + Mutasi Bertambah Ternak Unggas (Kelahiran/menetas + pembelian + proyek) - Mutasi Berkurang Ternak Unggas (Mati/hilang + Dijual/pindah ke luar wilayah + dipotong) |
| Rumus | - |
| Ukuran | Jumlah |
| Satuan | Ekor |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | - |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | 1. Populasi Awal (jenis ternak) 2. Mutasi Bertambah (jenis ternak) 3. Mutasi Berkurang (jenis ternak)
|
| Level Estimasi | Desa |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | PENGUMPULAN DATA PERKEMBANGAN TERNAK BESAR, KECIL, DAN UNGGAS 2020 |
|---|