| Nama Indikator | Proporsi Rumah Tangga dengan Layanan Pengumpulan Sampah |
| Konsep | Pengumpulan Sampah
|
| Definisi | Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang mendapatkan layanan pengangkutan sampah secara rutin oleh petugas (baik pemerintah, swasta, maupun swadaya) terhadap total jumlah rumah tangga di suatu wilayah. |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilainya, semakin besar akses masyarakat terhadap sistem pengelolaan sampah formal. Hal ini berarti potensi sampah yang dibuang secara liar (ke sungai atau dibakar) oleh rumah tangga semakin rendah. |
| Metode Perhitungan | Penghitungan dilakukan dengan membandingkan total volume sampah yang terangkut oleh seluruh armada layanan pengumpulan (baik yang menuju fasilitas pengolahan maupun langsung ke TPA) dengan total potensi timbulan sampah hasil estimasi kependudukan. |
| Rumus | $$$\text{Proporsi Layanan} = \frac{\text{Volume Sampah Terangkut Layanan}}{\text{Total Timbulan Sampah}} \times 100\%$$$ |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | Persen (%) |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Tahunan
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Volume Sampah Terangkut Layanan Pengumpulan Sampah (Ton/hari) Total Timbulan Sampah (Ton/hari).
|
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Timbulan Sampah Terolah di Fasilitas Pengelolaan Sampah Kabupaten Bandung 2026 |
|---|