Detail Metadata Indikator Statistik
Nilai Penjualan Antar Wilayah
| Nama Indikator | Nilai Penjualan Antar Wilayah |
|---|---|
| Konsep | Nilai penjualan Penjualan melewati batas administrasi provinsi |
| Definisi | Total nilai penjualan komoditas barang oleh usaha/perusahaan ke luar wilayah (provinsi) |
| Interpretasi | Provinsi observasi melakukan penjualan komoditas barang sebanyak sekian rupiah |
| Metode Perhitungan | 1. Mengalikan harga satuan (pi) dengan jumlah unit komoditas barang yang dijual (qi) oleh usaha/perusahaan (j) 2. Masing-masing nilai yang didapat dari step 1 dikalikan dengan nilai inflate usaha/perusahaan. Nilai inflate digunakan untuk kepentingan estimasi 3. Nilai penjualan dikelompokkan berdasarkan KBKI 4. Melakukan mirror nilai pembelian provinsi lain dari provinsi observasi menjadi nilai penjualan ke luar provinsi di provinsi observasi pada kode KBKI yang sama 5. Jika pada step 4 terdapat kode KBKI dan kode provinsi yang sama, maka akan diambil nilai yang paling besar 6. Menjumlahkan nilai yang sudah dikali dengan inflate dan penjualan hasil mirror menjadi nilai pembelian di provinsi observasi |
| Rumus | $\sum^m_{j\mathop=1}(\sum^n_{i\mathop{=}1}(p_i\times q_i)\times inflate_j)+hasilmirror$ |
| Ukuran | Nilai |
| Satuan | Rupiah |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | jumlah unit (R305K6) harga per unit (R305K8) |
| Level Estimasi | Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Perdagangan Barang Domestik 2025 |