Detail Metadata Indikator Statistik
Penanganan tematik kawasan rawan bencana
| Nama Indikator | Penanganan tematik kawasan rawan bencana |
|---|---|
| Konsep | Skor akumulasi dari jawaban-jawaban variabel berikut: 1. Penataan ruang berbasis PRB 2. Informasi penataan ruang yang mudah diakses publik 3. Sekolah dan Madrasah Aman Bencana 4. Rumah Sakit Aman Bencana dan Puskesmas Aman Bencana 5. Desa Tangguh Bencana |
| Definisi | Penanganan tematik kawasan rawan bencana adalah skor akumulasi dari ketersediaan dalam variabel-variabel penanganan tematik kawasan rawan bencana |
| Interpretasi | Nilai penanganan tematik kawasan rawan bencana berpengaruh 10,5% terhadap Indeks Ketahanan Daerah/Indeks Kapasitas Daerah (IKD). Penanganan tematik kawasan rawan bencana dibagi menjadi empat sasaran: 1. Tematik keruangan (2,1%), dengan bobot pada masing-masing variabel sebesar: Penataan ruang berbasis PRB (60%), Informasi penataan ruang yang mudah diakses publik (40%) 2. Tematik Pendidikan (SMAB) (1,6%), dengan bobot pada masing-masing variabel sebesar: Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB) (100%) 3. Kesehatan (RSAB) (1,6%), dengan bobot pada masing-masing variabel sebesar: RSAB dan Puskesman Aman Bencana (100%) 4. Desa Tangguh Bencana (5,3%), dengan bobot pada masing-masing variabel sebesar: Desa Tangguh Bencana (100%) |
| Metode Perhitungan | Ketentuan nilai respon: - Pada pertanyaan (1): Apabila respon = 0, maka nilai respon = 1 Apabila respon = 1, maka nilai respon = 0 - Pada pertanyaan (2): Apabila pertanyaan (1) memiliki respon = 0, maka nilai respon pertanyaan (2) = 0 Apabila pertanyaan (1) memiliki respon = 1 dan pertanyaan (2) memiliki respon = 0 , maka nilai respon pertanyaan (2) = 0 Apabila pertanyaan (1) memiliki respon = 1 dan pertanyaan (2) memiliki respon = 1 , maka nilai respon pertanyaan (2) = 1 - Pada pertanyaan (3): Apabila pertanyaan (1), pertanyaan (2), pertanyaan (3), semuanya memiliki respon = 1, maka nilai respon pertanyaan (3) = 1 Selain dari ketentuan di atas, nilai respon pertanyaan (3) = 0 - Pada pertanyaan (4): Apabila pertanyaan (1), pertanyaan (2), pertanyaan (3), dan pertanyaan (4), semuanya memiliki respon = 1, maka nilai respon pertanyaan (4) = 1 Selain dari ketentuan di atas, nilai respon pertanyaan (4) = 0 |
| Rumus | $Nilaiindikator=?^4_{i=1}Nilaisetiapvariabel;Nilaisetiapvariabel=nilaikepentingan×levelsetiapvariabel;Nilaikepentingan=\frac{\left(\frac{\% bobottiapvariabel}{jumlahpembagiansasarandalamtiapindikator}\right)}{5};Levelsetiapvariabel=indekssetiapvariabel=totalnilairespon;Totalnilairespon=?^4_{i=1}Nilairespon$ |
| Ukuran | Skor |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Penerapan sumur resapan dan/atau biopori untuk peningkatan efektivitas pencegahan dan mitgasi bencana banjir, perlindungan daerah tangkapan air, restorasi Sungai, penguatan Lereng, penegakan hukum untuk Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan, Optimalisasi pemanfaatan air permukaan, Pemantauan berkala hulu sungai, Penerapan Bangunan Tahan Gempabumi, Tanaman dan/atau bangunan penahan gelombang tsunami, Revitalisasi tanggul, embung, waduk dan taman kota, Restorasi lahan gambut, Konservasi vegetatif DAS rawan longsor |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Tidak |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Indeks Risiko Bencana Berdasarkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur 2025 |