Detail Metadata Indikator Statistik
Cakupan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
| Nama Indikator | Cakupan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) |
|---|---|
| Konsep | Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) |
| Definisi | Persentase desa atau kelurahan yang telah melaksanakan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan menunjukkan perubahan perilaku masyarakat secara kolektif pada 5 pilar STBM (Stop BABS, CTPS, PAMMRT, PSRT, dan PLCRT) sesuai dengan kriteria penilaian yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014. |
| Interpretasi | Semakin tinggi cakupan STBM di suatu wilayah, menunjukkan semakin baiknya kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri tanpa ketergantungan pada subsidi luar. Hal ini berdampak langsung pada penurunan angka penyakit berbasis lingkungan, seperti diare dan stunting. Sebaliknya, semakin rendah cakupan STBM mengindikasikan masih tingginya risiko pencemaran lingkungan dan rendahnya komitmen masyarakat serta pemerintah daerah dalam pengelolaan sanitasi secara menyeluruh. |
| Metode Perhitungan | Perbandingan antara "Jumlah KK yang memenuhi pilar STBM tertentu" dan "Total seluruh KK di wilayah tersebut", dinyatakan dalam satuan persen. |
| Rumus | $\frac{x}{\sum KK}\times100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan STBM Jumlah seluruh desa/kelurahan |
| Level Estimasi | Provinsi, Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur 2025 |