Indeks Produksi Subsektor Pertanian

Nama Indikator Indeks Produksi Subsektor Pertanian
Konsep Definisi Angka yang menunjukkan perbandingan nilai produksi subsektor tertentu dalam dua waktu yang berbeda dan telah ditentukan waktunya. Subsektor pertanian meliputi tanaman pangan (tanaman padi dan tanaman palawija), tanaman hortikultura (dicakup hanya tanaman sayuran dan buah-buahan), tanaman perkebunan (meliputi perkebunan rakyat, besar negara, dan besar swasta), tanaman kehutanan, perikanan (perikanan tangkap dan budidaya), dan perternakan.
Rumusan

I
P
i
t
=
(
p
i
t
q
i
t
)
(
p
i
t
q
i
o
)
×
1
0
0

dimana :

IPit = Indeks produksi subsektor pertanian i pada tahun t

pit = Harga pada komoditas subsektor pertanian i pada tahun t

qio = Produksi dari subsektor pertanian i tertentu pada tahun dasar 2010

qit = Produksi dari subsektor pertanian i tertentu pada tahun t

Kegunaan

Mengukur kenaikan dan penurunan hasil produksi subsektor pertanian tertentu.

Interpretasi
  1. Jika angka indeks yang dihasilkan = 100 berarti tidak ada perkembangan produksi antara tahun berjalan dengan tahun dasar;
  2. Jika angka indeks yang dihasilkan > 100 berarti ada perkembangan produksi padi antara tahun berjalan dengan tahun dasar;
  3. Jika angka indeks yang dihasilkan < 100 berarti ada penurunan produksi padi antara tahun berjalan dengan tahun dasar.
Dihasilkan Oleh
Copyright © 2026 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.