π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Statistik Kesehatan Kabupaten Tangerang 2025
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
184 Var
96 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Statistik Kesehatan Kabupaten Tangerang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
Alamat Lengkap
Jl. Abdul Hamid
Telepon
(021) 5590535
Faksimile
(021) 5590535
Email
officialdinkestangerangkab@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
Nama PJ Teknis
dr. Radianti Bulan M. Tobing
Jabatan
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Alamat
Komplek Perkantoran Tigaraksa, Jl. H. Abdul Hamid No.RT.2, Kadu Agung, Kec. Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten 15720
Telepon
(021) 5990535
Faksimile
-
Email
officialdinkestangerangkab@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Mengkompilasi dan memvalidasi serta melengkapi data-data program dan kegiatan di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, yang selanjutnya disajikan sebagai produk publikasi untuk memenuhi Keterbukaan Informasi Publik Dinas Kesehatan dalam bentuk Profil Kesehatan Kabupaten Tangerang.
Tujuan Kegiatan
Disusunnya buku Profil Kesehatan Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Dimaksudkan agar pembaca dapat memperoleh informasi dan data yang dibutuhkan khususnya mengenai derajat kesehatan serta capaian kinerja masing-masing program kesehatan di wilayah Kabupaten Tangerang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2025 - 31 Januari 2025
Desain
3 Februari 2025 - 6 Februari 2025
Pengumpulan Data
7 Februari 2025 - 28 Februari 2025
Pengolahan Data
3 Maret 2025 - 31 Maret 2025
Analisis
1 April 2025 - 24 Mei 2025
Diseminasi
26 Mei 2025 - 13 Juni 2025
Evaluasi
16 Juni 2025 - 23 Juni 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 100 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Desa/Kelurahan | Desa/Kelurahan | Nama wilayah yang dipimpin oleh kepala desa/kepala kelurahan (lurah) yang berada di bawah koordinasi camat | Tahun 2024 |
| Jumlah Penduduk | Penduduk | Jumlah penduduk bersumber dari Disdukcapil dengan memperhatikan konsistensi antar variabel terkait | Tahun 2024 |
| Jumlah Rumah Sakit | Rumah Sakit | Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat | Tahun 2024 |
| Jumlah Puskesmas Rawat Inap | Puskesmas Rawat Inap | Puskesmas yang diberi tambahan sumberdaya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan | Tahun 2024 |
| Jumlah Puskesmas Non Rawat Inap | Puskesmas Non Rawat Inap | Puskesmas yang tidak menyelenggarakan pelayanan rawat inap kecuali pertolongan persalinan normal | Tahun 2024 |
| Jumlah Posyandu Menurut Status Keaktifan | Posyandu, Status Keaktifan | Posyandu yang memenuhi kriteria minimum Posyandu Aktif | Tahun 2024 |
| Jumlah Kematian Bayi | Kematian Bayi | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0-11 Bulan (termasuk neonatal) | Tahun 2024 |
| Jumlah Kematian Neonatal | Kematian Neonatal | Kematian yang terjadi pada bayi usia sampai dengan 28 hari | Tahun 2024 |
| Jumlah Ibu Hamil | Ibu Hamil | Perkiraan Jumlah Ibu Hamil di wilayah kerja yang sama pada kurun waktu tertentu, dapat dihitung dengan formula = CBR x 1,1 x Jumlah Lahir Hidup | Tahun 2024 |
| Jumlah Ibu Bersalin/Nifas | Ibu Bersalin, Ibu Nifas | Perkiraan Jumlah Ibu Bersalin/Nifas di wilayah kerja yang sama pada kurun waktu tertentu, dapat dihitung dengan formula = CBR x 1,05 x Jumlah Lahir Hidup | Tahun 2024 |
| Jumlah Bayi yang Bertahan Hidup (Surviving Infant) | Bayi yang Bertahan Hidup | Jumlah bayi yang bertahan hidup yang dapat dihitung dengan rumus = Jumlah bayi - (IMR x Jumlah bayi) | Tahun 2024 |
| Cakupan Pelayanan Kesehatan Balita | Pelayanan Kesehatan Balita | Pelayanan Kesehatan Balita berusia 0-59 Bulan sesuai standar meliputi pelayanan kesehatan balita sakit | Tahun 2024 |
| Jumlah Balita Ditimbang | Balita Ditimbang | Jumlah balita usia 0-59 Bulan yang dilakukan penimbangan berat badan | Tahun 2024 |
| Jumlah Kunjungan Pasien Baru | Kunjungan Pasien Baru | Kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut milik pemerintah dan swasta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan perorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik tanpa tinggal di ruang rawat inap untuk pertama kalinya dalam satu tahun tertentu. Kunjungan rawat jalan puskesmas termasuk kunjungan ke jaringan puskesmas, dalam gedung maupun luar gedung (puskesmas keliling, puskesmas pembantu, bidan desa, pemeriksaan anak sekolah, dsb) | Tahun 2024 |
| Jumlah Tempat Tidur | Tempat Tidur | Tempat tidur yang berada di ruang rawat inap dan ruang pasca persalinan pada Rumah Sakit | Tahun 2024 |
| Jumlah Kelahiran | Kelahiran | Jumlah Lahir Hidup maupun Lahir Mati. Lahir Hidup adalah suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal : bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot. Lahir Mati adalah kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan | Tahun 2024 |
| Jumlah Kematian Ibu | Kematian Ibu | Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | Tahun 2024 |
| Jumlah Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi < 6 Bulan | Pemberian ASI Ekslusif | Bayi usia 0 bulan sampai 5 bulan 29 hari yang diberi ASI saja tanpa makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin, dan mineral berdasarkan recall 24 jam | Tahun 2024 |
| Jumlah Klinik yang Terintegrasi | Klinik Terintegrasi | Jumlah Klinik yang sudah memiliki aplikasi terintegrasi dengan SATUSEHAT | Tahun 2024 |
| Cakupan Puskesmas | Cakupan Puskesmas | Jumlah Puskesmas yang dibagi dengan Jumlah Seluruh Kecamatan x 100% | Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | BANTEN | TANGERANG |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Lainnya, Rumah Sakit, Puskesmas,Klinik, Apotek
- Lainnya, Rumah Sakit, Puskesmas,Klinik, Apotek
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
- Lainnya, Rumah Sakit, Puskesmas,Klinik, Apotek
- Lainnya, Rumah Sakit, Puskesmas,Klinik, Apotek
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
100 variabel yang diolah/dikumpulkan
Kegiatan Pelayanan Kesehatan Keluarga Menurut Jenis Kegiatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["-"]Lihat β
Jumlah tempat tidur menurut Rumah Sakit
Integer β’ -
["Tempat Tidur"]Lihat β
Jumlah Rumah Sakit Khusus menurut Klasifikasinya dan kecamatan
Integer β’ -
["RSK"]Lihat β
Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah Menurut tipe rumah sakit dan Kecamatan
Integer β’ -
["RSU"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Kesehatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Berat Menurut Kecamatan Dan Puskesmas
Integer β’ -
["ODGJ"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus (DM) Menurut Kecamatan Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Diabetes Militus"]Lihat β
Cakupan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Dengan Metode IVA Dan Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Klinis (Sadanis)
Integer β’ -
["Kanker Leher Rahim"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Hipertensi"]Lihat β
Jumlah Penderita Kronis Filariasis Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Filariasis"]Lihat β
Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah (PD3i) Pada Penyakit Campak Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Campak"]Lihat β
Jumlah Kejadian Luar Biasa (KLB) Di Desa yang Ditangani <24 jam Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["KLB"]Lihat β
Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah (PD3i) Pada Penyakit Hepatitis B Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Hepatitis B"]Lihat β
Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah (PD3i) Pada Penyakit Tetanus Neonatorum Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["TN"]Lihat β
Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah (PD3i) Pada Penyakit Difteri Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Difteri"]Lihat β
Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah (PD3i) Pada Penyakit Pertusis Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Pertusis"]Lihat β
Jumlah Orang yang Melakukan Pemeriksaan Covid-19 Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Covid19"]Lihat β
Jumlah Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Menurut hasilnya, Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Covid19"]Lihat β
Jumlah Kasus Covid19 Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Covid19"]Lihat β
Jumlah Laboratorium yang Memeriksa dan Melapor Spesimen Covid-19 Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Covid19"]Lihat β
Jumlah Kasus Covid19 Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Covid19"]Lihat β
Jumlah Penderita Kusta Anak (<15 Tahun) Menurut Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Kusta"]Lihat β
Jumlah Kasus Terdaftar Penyakit Kusta Menurut Tipe/Jenis, Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Kusta"]Lihat β
Jumlah Penderita Kusta Selesai Berobat (Release From Treatment/Rft) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Kusta"]Lihat β
Jumlah Kasus Baru Kusta Menurut Tingkat Kecacatannya, Kecamatan, dan Puskesmas
Integer β’ -
["Kusta"]Lihat β
Jumlah Kasus Baru Kusta Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Kusta"]Lihat β
Jumlah Kasus Kematian Balita Akibat Pneunomia
Integer β’ -
["Pneumonia"]Lihat β
Jumlah Penduduk Usia Produktif (15-59 Tahun) Beresiko Kesehatan Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Usia Produktif"]Lihat β
Jumlah Pemeriksaan Terhadap Sarana Air Minum
Integer β’ -
["Air Minum"]Lihat β
Jumlah Penduduk Usia Produktif (15-59 Tahun) yang Mendapatkan Pelayanan Skrining Kesehatan Sesuai Standar Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Usia Produktif"]Lihat β
Cakupan Imunisasi Dpt-Hb-Hib 4 Pada Baduta Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Dpt-Hb-Hib 4"]Lihat β
Cakupan Imunisasi BCG Pada Bayi Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["BCG"]Lihat β
Jumlah Keluarga Dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi Yang Layak (Jamban Sehat) Menurut Jenis Jamban, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Akses fasilitas sanitasi layak"]Lihat β
Jumlah Sarana Air Minum Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Air Minum"]Lihat β
Jumlah Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) Terhadap sarana Air Minum
Integer β’ -
["Air Minum"]Lihat β
Jumlah Kasus Kematian Balita Akibat Pneunomia
Integer β’ -
["Kasus Kematian Balita Akibat Pneunomia"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut (>60 tahun) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan, Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Pelayanan kesehatan usia lanjut"]Lihat β
Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Anak Balita Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Pemberian vitamin A pada bayi dan anak balita"]Lihat β
Jumlah Balita Kurus yang Mendapatkan Makanan Tambahan
Integer β’ -
["Balita kurus yang mendapat makanan tambahan"]Lihat β
Jumlah Ibu Hamil Mendapatkan Tablet Tambah Darah Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Ibu hamil mendapatkan TTD"]Lihat β
Jumlah Balita Sangat Pendek Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Balita sangat pendek"]Lihat β
Jumlah Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi < 6 Bulan Menurut Kecamatan Dan Puskesmas
Integer β’ -
["Pemberian ASI eksklusif bayi"]Lihat β
Ibu Hamil Penderita Kek (Kekurangan Energi Kronis) Menurut Kecamatan dan Puskesmas
Integer β’ -
["Ibu hamil penderita KEK"]Lihat β
Jumlah Pengobatan Malaria Standard
Integer β’ -
["Pengobatan Malaria Standard"]Lihat β
Jumlah Kasus Meninggal Akibat Malaria
Integer β’ -
["Kasus Meninggal Akibat Malaria"]Lihat β
Jumlah Kasus Positif Malaria
Integer β’ -
["Kasus Positif Malaria"]Lihat β
Jumlah Kasus Malaria Konfirmasi Laboratorium
Integer β’ -
["Kasus Malaria Konfirmasi Laboratorium"]Lihat β
Jumlah Kasus Suspek Malaria
Integer β’ -
["Kasus Suspek Malaria"]Lihat β
Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)
Integer β’ -
["Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)"]Lihat β
Jumlah Penderita DBD yang ditangani sesuia SOP
Integer β’ -
["Penderita DBD yang ditangani sesuia SOP"]Lihat β
Jumlah Kasus Meninggal yang disebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Integer β’ -
["Kasus Meninggal yang disebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD)"]Lihat β
Kejadian Luar Biasa (KLB) Di Desa/Kelurahan yang Ditangani < 24 Jam
Integer β’ -
["Kejadian Luar Biasa (KLB) Di Desa/Kelurahan yang Ditangani < 24 Jam"]Lihat β
Jumlah KLB di Kelurahan / Desa
Integer β’ -
["KLB di Kelurahan / Desa"]Lihat β
Jumlah Kasus AFP (Acute Flaccid Paralysis) (Non Polio) Menurut
Integer β’ -
["Kasus AFP (Acute Flaccid Paralysis) (Non Polio)"]Lihat β
Jumlah Kasus Diare Balita yang Mendapatkan Zinc
Integer β’ -
["Kasus Diare Balita yang Mendapatkan Zinc"]Lihat β
Jumlah Penderita Diare Balita yang Mendapat Oralit
Integer β’ -
["Penderita Diare Balita yang Mendapat Oralit"]Lihat β
Jumlah Penderita Diare Semua Umur yang Mendapat Oralit
Integer β’ -
["Penderita Diare Semua Umur yang Mendapat Oralit"]Lihat β
Jumlah Penderita Diare Balita yang Dilayani
Integer β’ -
["Penderita Diare Balita yang Dilayani"]Lihat β
Jumlah Penderita Diare Semua Umur yang Dilayani
Integer β’ -
["Penderita Diare Semua Umur yang Dilayani"]Lihat β
Jumlah Target Penemuan Kasus Diare Balita
Integer β’ -
["Kasus Diare Balita"]Lihat β
Jumlah Target Penemuan Kasus Diare Semua Umur
Integer β’ -
["Kasus Diare Semua Umur"]Lihat β
Jumlah Kematian Akibat AIDS
Integer β’ -
["Kematian Akibat AIDS"]Lihat β
Jumlah Kasus kumulatif AIDS
Integer β’ -
["Kasus kumulatif AIDS"]Lihat β
Jumlah Kasus HIV
Integer β’ -
["Kasus HIV"]Lihat β
Batuk Bukan Pneunomia
Integer β’ -
["Batuk Bukan Pneunomia"]Lihat β
Jumlah Penemuan Pneunomia Pada Balita
Integer β’ -
["Penemuan Pneunomia Pada Balita"]Lihat β
Jumlah Perkiraan Pneunomia Balita
Integer β’ -
["Perkiraan Pneunomia Balita"]Lihat β
Jumlah Balita Batuk atau kesukaran Bernafas yang Diberikan Tatalaksana Standard (Dihitung Nafas/Lihat TDDK(Tarikan Dinding Dada Ke Dalam))
Integer β’ -
["Balita Batuk atau kesukaran Bernafas yang Diberikan Tatalaksana Standard"]Lihat β
Jumlah Kunjungan Balita Batuk atau kesukaran Bernafas
Integer β’ -
["Kunjungan Balita Batuk atau Kesukaran Bernafas"]Lihat β
Jumlah kematian Selama Pengobatan Tuberkulosis
Integer β’ -
["Kematian Selama Pengobatan Tuberkulosis"]Lihat β
Angka Keberhasilan Pengobatan (Succes Rate/SR) Semua Kasus Tuberkulosis
Integer β’ -
["Keberhasilan Pengobatan Semua Kasus Tuberkulosis"]Lihat β
Angka Pengobatan Lengkap (Complete Rate) Semua Kasus Tuberkulosis
Integer β’ -
["Pengobatan Lengkap Kesembuhan Tuberkulosis paru terkonfirmasi bakteriologis"]Lihat β
Angka Kesembuhan (Cure Rate) Tuberkulosis Paru Terkonfirmasi Bakteriologis
Integer β’ -
["Kesembuhan Tuberkulosis paru terkonfirmasi bakteriologis"]Lihat β
Jumlah Semua Kasus Tuberkulosis Terdaftar dan Diobati
Integer β’ -
["Kasus Tuberkulosis Terdaftar dan diobati"]Lihat β
Jumlah Kasus Tuberkulosis Paru Terkonfirmasi Bakteriologis yang Terdaftar dan Diobati *
Integer β’ -
["Kasus Tuberkulosis paru terkonfirmasi bakteriologis"]Lihat β
Jumlah Kasus Tuberkulosisi Anak 0-14 Tahun
Integer β’ -
["Kasus Tuberkulosis Anak 0-14 Tahun"]Lihat β
Jumlah Semua Kasus Tuberkulosis
Integer β’ -
["Kasus TB"]Lihat β
Jumlah Kasus Baru BTA+
Integer β’ -
["Kasus Baru BTA+"]Lihat β
Jumlah Terduga Tuberkulosis yang Mendapatkan Pelayanan Sesuai Standard
Integer β’ -
["Terduga Tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan sesuai standard"]Lihat β
Jumlah Sekolah SMA/MA yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Sekolah SMA/MA yang mendapatkan pelayanan kesehatan"]Lihat β
Jumlah Sekolah SMA/MA
Integer β’ -
["Sekolah SMA/MA"]Lihat β
Jumlah Sekolah SMP/MTS yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Sekolah SMP/MTS yang mendapatkan pelayanan kesehatan"]Lihat β
Jumlah Sekolah SMP/MTS
Integer β’ -
["Sekolah SMP/MTS"]Lihat β
Jumlah Sekolah SD/MI yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Sekolah SD/MI yang mendapatkan pelayanan kesehatan"]Lihat β
Jumlah Sekolah SD/MI
Integer β’ -
["Sekolah SD/MI"]Lihat β
Jumlah Anak Usia Pendidikan Dasar yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Anak Usia Pendidikan Dasar"]Lihat β
Jumlah anak Usia Pendidikan Dasar
Integer β’ -
["Anak Usia Pendidikan Dasar"]Lihat β
Jumlah Peserta Didik Kelas 10 SMA/MA yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Peserta Didik Kelas 10 SMA/MA"]Lihat β
Jumlah Peserta Didik Kelas 10 SMA/MA
Integer β’ -
["Peserta Didik Kelas 10"]Lihat β
Jumlah Peserta Didik Kelas 7 SMP/MTS yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Peserta Didik Kelas 7"]Lihat β
Jumlah Peserta Didik Kelas 7 SMP/MTS
Integer β’ -
["Peserta Didik Kelas 7"]Lihat β
Jumlah Peserta Didik Kelas 1 SD/MI yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Peserta Didik Kelas 1 SD/MI yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan"]Lihat β
Jumlah Peserta Didik Kelas 1 SD/MI
Integer β’ -
["Peserta Didik Kelas 1 SD/MI"]Lihat β
Jumlah Balita Gizi Buruk yang Mendapatkan Perawatan di Sarana Pelayanan Kesehatan
Integer β’ -
["Balita Gizi Buruk yang Mendapatkan Perawatan di Sarana Pelayanan Kesehatan"]Lihat β
Jumlah Balita Gizi buruk yang Ditemukan
Integer β’ -
["Balita Gizi buruk yang Ditemukan"]Lihat β
Jumlah Balita Kurus (BB/TB)
Integer β’ -
["Balita Kurus (BB/TB)"]Lihat β
Jumlah Bayi 0-59 Bulan di Ukur Tinggi Badan
Integer β’ -
["Bayi 0-59 Bulan di Ukur Tinggi Badan"]Lihat β
Jumlah Balita Gizi Kurang (BB/U)
Integer β’ -
["Balita Gizi Kurang (BB/U)"]Lihat β
Jumlah Bayi 0-59 Bulan di Timbang
Integer β’ -
["Bayi 0-59 Bulan di Timbang"]Lihat β
Jumlah Pelayanan Kesehatan Balita
Integer β’ -
["Pelayanan Kesehatan Balita"]Lihat β
Jumlah Balita
Integer β’ -
["Balita"]Lihat β
Indikator Kegiatan
96 indikator yang dihasilkan
TOI (Turn Over Interval) menurut Rumah Sakit
persen β’ kabupaten
["-"]Lihat β
BOR (Bed Occupancy Rate) menurut Rumah Sakit
persen β’ kabupaten
["-"]Lihat β
BTO (Bed Turn Over) menurut Rumah Sakit
persen β’ kabupaten
["-"]Lihat β
Jumlah Net Death Rate menurut Rumah Sakit
per1000 β’ kabupaten
["-"]Lihat β
Jumlah Gross Death Rate menurut Rumah Sakit
per1000 β’ kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Seluruh Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yang Memenuhi Syarat Kesehatan menurut Kecamatan dan Puskesmas
persen β’ kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) Pada Makanan Jajanan/Kantin/Sentra Makanan Jajanan yang Memenuhi Syarat Kesehatan menurut Kecamatan dan Puskesmas
persen β’ kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) Pada Jasa Depot Air Minum (DAM) yang Memenuhi Syarat Kesehatan menurut Kecamatan dan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) Pada Rumah Makan/Restaurant yang Memenuhi Syarat Kesehatan menurut Kecamatan dan Puskesmas
persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) Pada Jasa Boga yang Memenuhi Syarat Kesehatan menurut Kecamatan dan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Pasar
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Tempat Ibadah
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Kesehatan Rumah Sakit
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Kesehatan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Pendidikan Tingkat SMA/MA menurut Kecamatan dan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Pendidikan Tingkat SMP/MTS menurut Kecamatan dan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Tempat-Tempat Umum (TTU) yang memenuhi syarat kesehatan pada sarana Pendidikan Tingkat SD/MI menurut Kecamatan dan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Desa Yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Menurut Kategori, Kecamatan, dan PuskesmasPersentase Desa Yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Menurut Kategori, Kecamatan, dan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Desa/Kelurahan yang Mengalami KLB yang diilakukan penyelidikan Epidemologi < 24 jam
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan pelayanan Gawat Darurat Level 1 yang Harus Diberikan Sarana Kesehatan (RS)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase anak usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Sekolah SMA yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Sekolah SMP yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan pemeriksaan kesehatan peserta didik SD/MI
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SMA dan Setingkat /Persentase Sekolah SMA yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Persen β’ Kompilasi Statistik Kesehatan Kabupaten Tangerang
["-"]Lihat β
Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SMP dan Setingkat/ Persentase Sekolah SMP yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat / Persentase Sekolah SD yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Balita Gizi Kurus (BB/TB)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Balita Gizi Kurang (BB/U)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Kesehatan Balita
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Puskesmas Pembantu
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Puskesmas
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Kunjungan Bayi
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Prevelensi HIV/AIDS dari total Populasi
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Tingkat kematian Akibat Malaria (Kabupaten Tangerang bebas Malaria)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Penderita Positif Malaria yang Mendapat Pengobatan Standard
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Penderita Malaria Konfirmasi Laboratorium
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Angka Kejadian Malaria
per 100.000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Balita Diare yang mendapat Zinc
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Diare Semua Umur yang mendapat oralit
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Penderita diare Semua Umur dilayani
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Penderita Penderita diare Balita dilayani
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
CFR (Case Fatality Rate) Penyakit DBD
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Angka Kesakitan DBD per 100.000 penduduk
per 100.000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Penemuan dan Penanganan penderita penyakit DBD
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Kematian Selama Pengobatan Tuberkulosis
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Angka keberhasilan pengobatan : (Success Rate) pasien tuberkulosis semua kasus
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Angka Pengobatan Lengkap (Complete Rate) semua Pasien Tuberkulosis
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Proporsi Jumlah Kasus Tuberkulosis yang Diobati dan Sembuh (Redaksi permendagri : dalam program DOTS) Redaksi Kemenkes : Angka Kesembuhan (Cure Rate) Tuberkulosis Paru Terkonfirmasi Bakteriologis
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Proporsi Jumlah Kasus Tuberkulosis yang Terdeteksi (Redaksi permendagri : yang terdeteksi DOTS)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Tingkat Kematian Karena Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)
per 100.000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Tingkat Prevalansi Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)
per 100.000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Penemuan dan Penanganan penderita penyakit TBC BTA
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Balita Batuk / Kesukaran Bernafas yang Diberikan tata laksana standard
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Balita Pneunomia yang Ditangani
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Non Folio AFP rate per 100.000 penduduk < 15 tahun
per 100.000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Bayi yang Diimunisasi Dasar Lengkap
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Bayi diimunisasi campak/ MR
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Bayi diimunisasi Polio 4*
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Bayi diimunisasi DPT-HB-Hib3
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat perawatan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Desa /kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Kunjungan Neonatal 3 Kali / KN Lengkap
Persen β’ -
["-"]Lihat β
Cakupan Kunjungan Neonatal 1 Kali (KN1)
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Neonatus Dengan Komplikasi yang Ditangani
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Ibu Nifas Mendapat Vitamin A
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Nifas KF2
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Pelayanan Nifas KF1
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan pertolongan persalinan di fasilitas Pelayanan kesehatan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K1
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan yang Memiliki Kompetensi Kebidanan
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Tenaga Medis per Satuan Penduduk
per1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Dokter Gigi Spesialis per Satuan Penduduk
per 1000 β’ Kabupaten
[]Lihat β
Rasio Dokter Gigi per Satuan Penduduk
per 1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Dokter Spesialis per Satuan Penduduk
per 1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Rumah Sakit per Satuan Penduduk
per 1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Poliklinik
per1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Puskesmas Pembantu
per 1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Puskesmas
per 1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Posyandu Aktif
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Posyandu Mandiri
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Posyandu Purnama
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Persentase Posyandu Madya
Persen β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Rasio Posyandu per satuan balita
per 1000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup
per 100.000 β’ Kabupaten
["-"]Lihat β
Angka Kematian Neonatal per 1000 Kelahiran Hidup
per 1000 β’ Kabupaten
["Angka Kematian Neonatal per 1000 kelahiran hidup"]Lihat β
Angka Kematian Balita per 1000 Kelahiran Hidup
per 1000 β’ Kabupaten
["Angka Kematian Balita per 1000 Kelahiran Hidup"]Lihat β
Angka Kelangsungan Hidup Bayi
per 1000 β’ Kabupaten
["Angka Kelangsungan Hidup Bayi"]Lihat β
Angka Kematian Bayi per 1000 Kelahiran Hidup
per 1000 β’ Kabupaten
["Angka Kematian Bayi per 1000 Kelahiran Hidup"]Lihat β
Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit
Persen β’ Kabupaten
["Bed Occupancy Rate (BOR)", "Average Length of Stay (ALOS)", "Turn Over Interval (TOI)", "Bed Turn Over (BTO)", "Gross Death Rate (GDR)", "Net Death Rate (NDR)"]Lihat β
Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit
Persen β’ Kabupaten
["Rumah Sakit", "Tempat Tidur", "Pasien Keluar (Hidup + Mati)", "Pasien Keluar Mati", "Gross Death Rate", "Net Death Rate"]Lihat β
Persentase Rumah Sakit Dengan Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat Level 1
Persen β’ Kabupaten
["Rumah Sakit", "Rumah Sakit Umum", "Rumah Sakit Khusus"]Lihat β
Jumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat Jalan, Rawat Inap, dan Kunjungan Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan
Orang β’ Kabupaten
["Kunjungan Pasien Baru", "Pasien Baru Rawat Jalan", "Pasien Baru Rawat Inap", "Pasien Gangguan Jiwa"]Lihat β
Jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan
Unit β’ Kabupaten
["Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes)", "Kepemilikan"]Lihat β
Jumlah Kelahiran Menurut jenis Kelamin, kecamatan dan puskesmas
Jiwa β’ Kabupaten
["Kelahiran", "Lahir Hidup", "Lahir Mati", "Angka Lahir Mati per 1000 Kelahiran"]Lihat β