📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman 2024
Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
20 Var
4 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.1309.001
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman
Alamat Lengkap
Jl. Syahroeddin No. 293, Lubuk Sikaping
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dinaskesehatanpasaman@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas
Nama PJ Teknis
JONNERI MASLI, SKM,MPH
Jabatan
Sekretaris Dinas
Alamat
Jl. Syahroeddin No. 293, Lubuk Sikaping
Telepon
08126769831
Faksimile
-
Email
dinaskesehatanpasaman@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Pasca Pandemi Covid-19, Informasi Kesehatan Sangat Dibutuhkan Dalam Mendukung Keberhasilan Pembangunan Kesehatan. Untuk Itu Pembangunan Kesehatan Harus Dilakukan Dengan Sebaik Mungkin Agar Terwujud Derajat Kesehatan Masyarakat Yang Setinggi-tingginya. Dalam Mendukung Keberhasilan Pembangunan Kesehatan Yang Baik Dibutuhkan Informasi Kesehatan Yang Tepat. Pembangunan Kesehatan Ini Sebagai Program Berkelanjutan Yang Bertujuan Meningkatkan Kualitas Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan Sosial. Sesuai Dengan Visi Kabupaten Pasaman “terwujudnya Masyarakat Pasaman Yang Lebih Baik Dan Bermatabat” Melalui Misi Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Bertujuan Untuk Menghasilkan Masyarakat Kabupaten Pasaman Yang Cerdas, Sehat Dan Kuat Melalui Pendidikan, Kesehatan Dan Pengentasan Kemiskinan. Keberhasilan Pembangunan Kesehatan Sangat Dipengaruhi Oleh Pendekatan, Kebijakan, Dan Strategi Program Yang Tepat Sasaran, Sehingga Sumber Daya Yang Ada Dapat Dimanfaatkan Secara Efektif Dan Efisien, Maka Upaya-upaya Pembangunan Kesehatan Diselenggarakan Secara Terintegrasi Sejak Dari Perencanaan Sampai Ke Pelaksanaan, Pemantauan Dan Evaluasinya. Dukungan Data Dan Informasi Kesehatan Yang Akurat, Tepat, Dan Cepat Sangat Menentukan Dalam Pengambilan Keputusan Menuju Arah Kebijakan Dan Strategi Pembangunan Kesehatan Yang Berkualitas. Dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Kesehatan Maka Diperlukan Suatu Perencanaan Yang Sistematis Dan Terarah Dengan Baik. Perencanaan Yang Baik Dapat Dilaksanakan Dengan Mengacu Pada Data-data Kesehatan Yang Ada. Sumber Data Kesehatan Yang Akurat Ditunjang Dengan Adanya Sitem Informasi Kesehatan Yang Baik. Dalam Rencana Pokok Program Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan (rp3jpk) Disebutkan Bahwa Sistim Informasi Kesehatan Perlu Ditingkatkan Dan Dikembangkan Untuk Menunjang Sepenuhnya Pelaksanaan Manajemen Dan Pengembangan Upaya Kesehatan Melalui Penerapan Teknologi Dari Yang Sederhana Sampai Yang Mutakhir. Salah Satu Output Dari Sistem Informasi Kesehatan Dan Komunikasi Publik Adalah Buku Profil Kesehatan Tahun 2022 Yang Merupakan Paket Penyajian Data Dan Informasi Kesehatan Yang Lengkap Dan Terbaru Mengenai Situasi Dan Kondisi Kesehatan Yang Cukup Komprehensif Berdasarkan Ketersediaan Data, Informasi, Dan Indikator Kesehatan Yang Ada. Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman Tahun 2022 Ini Berisi Data Sumber Daya Kesehatan, Pembiayaan Kesehatan, Kesehatan Keluarga, Pengendalian Penyakit Dan Informasi Kesehatan Lainnya. Sumber Data Diperoleh Dari Unit Teknis Di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Serta Institusi Terkait Lainnya Seperti Badan Pusat Statistik (bps) Dan Rsi Ibnu Sina Yarsi Panti. Data Dan Informasi Yang Ditampilkan Pada Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman Dapat Membantu Dalam Melihat Capaian Program Kesehatan Antara Satu Kecamatan Dengan Kecamatan Lain Yang Ada Di Kabupaten Pasaman, Serta Sebagai Dasar Untuk Perencanaan Program Pembangunan Kesehatan Selanjutnya. Semoga Publikasi Ini Dapat Berguna Bagi Semua Pihak, Baik Pemerintah, Organisasi Profesi, Akademisi, Sektor Swasta, Dan Masyarakat Serta Berkontribusi Secara Positif Bagi Pembangunan Kesehatan Khususnya Di Kabupaten Pasaman.
Tujuan Kegiatan
Dengan Adanya Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman Tahun 2022 Semoga Dapat Berguna Bagi Semua Pihak, Baik Pemerintah, Organisasi Profesi, Akademisi, Sektor Swasta Dan Masyarakat Serta Berkontribusi Positif Bagi Pembangunan Kesehatan Di Indonesia. Kami Mengharapkan Tanggapan Dan Saran Demi Penyempurnaannya Di Masa Mendatang. Semoga Dokumen Ini Bermanfaat Bagi Kita Semua.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 November 2023 - 30 November 2023
Desain
1 Desember 2023 - 31 Desember 2023
Pengumpulan Data
1 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Pengolahan Data
1 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Analisis
1 Januari 2024 - 15 Februari 2024
Diseminasi
15 Februari 2024 - 15 Maret 2024
Evaluasi
16 Maret 2024 - 28 Maret 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 20 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/ atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan melakukan upaya kesehatan. | 2023 |
| Jumlah peserta JKN | Jumlah peserta JKN | jumlah peserta yang menjadi bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang mengatur tata cara penyelenggaraan program Jaminan Sosial oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. | 2023 |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Td | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) sebagai imunisasi lanjutan | 2023 |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah | Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet tambah darah sesuai standar tablet darah yang ditetapkan pemerintah | 2023 |
| Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan selama masa nifas dan pelayanan yang mendukung bayi yang dilahirkannya sampai berusia 2 (dua) tahun. | 2023 |
| Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal | Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal | Jumlah bayi yang mendapatkan pelayanan pada usia 0-28 hari | 2023 |
| Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar | Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar | Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar sesuai yang ditetapkan pemerintah | 2023 |
| Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A | Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A | Jumlah bayi (usia 6-11 bulan) dan balita (usia 12-59 bulan) yang mendapatkan vitamin A | 2023 |
| Status gizi balita | Status gizi balita | pemantauan status gizi balita berdasarkan indeks antropometri (berat badan dan tinggi badan) | 2023 |
| Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan | Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan | Jumlah sekolah yang melaksanakan pelayanan kesehatan kepada anak usia sekolah sesuai dengan peraturan pemerintah. | 2023 |
| Angka Kematian Ibu | Angka Kematian Ibu | angka yang menunjukkan jumlah wanita yang meninggal karena suatu penyebab kematian seperti gangguan kehamilan atau penanganannya selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas tanpa memperhitungkan lama kehamilan. | 2023 |
| Angka Kematian Bayi | Angka Kematian Bayi | Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 1 tahun | 2023 |
| Angka Kematian Balita | Angka Kematian Balita | Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 5 tahun | 2023 |
| Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota | Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota | Jumlah Sarana Air Minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berupa pengawasan kualitas dan pengawasan pemenuhan syarat kesehatan | 2023 |
| Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak | Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak | Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi kriteria bangunan dan persyaratan kesehatan. | 2023 |
| Jumlah desa STOP BABS | Jumlah desa STOP BABS | Jumlah Desa/kelurahan yang seluruh penduduknya tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan melalui proses verifikasi | 2023 |
| Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh agen biologi, antara lain virus, bakteri, jamur, dan parasit. Contohnya Tuberkulosis, HIV dan AIDS, Pneumonia, Diare, Kusta, Covid-19 | 2023 |
| Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang terdiri dari Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri, Pertusis, dan Hepatitis B. | 2023 |
| Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh vektor dan binatang pembawa penyakit. Contohnya DBD, Malaria, dan Filariasis. | 2023 |
| Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Contohnya Hipertensi dan Diabetes Mellitus | 2023 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | SUMATERA BARAT | PASAMAN |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Labor Dinkes, Rumah sakit dan puskesmas di Kab Pasaman
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Verifikasi Data
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Kabupaten Pasaman
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
- Lainnya: kecamatan
- Lainnya: kecamatan
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
20 variabel yang diolah/dikumpulkan
Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya
Intenger • Kasus
["Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya
Intenger • Kasus
["Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya
Intenger • Kasus
["Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya
Intenger • Kasus
["Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
Jumlah desa STOP BABS
Intenger • Desa
["Jumlah desa STOP BABS"]Lihat →
Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak
Intenger • Keluarga
["Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak"]Lihat →
Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Intenger • Unit
["Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota"]Lihat →
Jumlah Kematian Balita
Intenger • Orang
["Jumlah Kematian Balita"]Lihat →
Jumlah Kematian Bayi
Intenger • Orang
["Jumlah Kematian Bayi"]Lihat →
Jumlah Kematian Ibu
Intenger • Orang
["Jumlah Kematian Ibu"]Lihat →
Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan
Intenger • Orang
["Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan"]Lihat →
Jumlah balita berdasarkan status gizi balita
Intenger • Orang
["Persentase balita berdasarkan status gizi balita"]Lihat →
Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A
Intenger • Orang
["Jumlah pemberian vitamin A pada bayi dan balita"]Lihat →
Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar
Intenger • Orang
[" Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar"]Lihat →
Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal
Intenger • Orang
["Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal"]Lihat →
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas
Intenger • Orang
["Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas"]Lihat →
Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah
Intenger • Orang
["Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah"]Lihat →
Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td)
Intenger • Orang
["Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Td "]Lihat →
Jumlah peserta JKN
Intenger • Orang
["Jumlah peserta JKN"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan
Intenger • Orang
["UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN"]Lihat →
Indikator Kegiatan
4 indikator yang dihasilkan
Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Persen • Kabupaten
["Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)"]Lihat →
Net Death Rate (NDR)
Persen • Kabupaten
["Net Death Rate (NDR)"]Lihat →
Gross Death Rate (GDR)
Persen • Kabupaten
["Gross Death Rate (GDR)"]Lihat →
BOR (Bed Occupancy Rate)
Persen • Kabupaten
["BOR (Bed Occupancy Rate)"]Lihat →