← Kembali ke Daftar
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Profil Kesehatan Kota Tangerang Selatan
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan
Alamat Lengkap
Jl Cendikia
Telepon
-
Faksimile
-
Email
satudatadinkestangsel@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Pemerintah Kota Tangerang Selatan
Eselon 2
Dinas Kesehatan
Nama PJ Teknis
Indra Gunawan, S.K.M., M.Si
Jabatan
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan
Alamat
JI. Cendekia, Ciater, Kee. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Telepon
02129307897
Faksimile
-
Email
satudatadinkestangsel@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Pembangunan Kesehatan Merupakan Upaya Yang Dilaksanakan Oleh Semua Komponen Bangsa Indonesia Yang Bertujuan Mewujudkan Derajat Kesehatan Masyarakat Yang Setinggi-tingginya. Kesehatan Merupakan Modal Bagi Pembangunan Sumber Daya Manusia Yang Produklif Secara Sosial Dan Ekonomis. Keberhasilan Pembangunan Kesehalan Sangat Dilentukan Oleh Kesinambungan Antar Upaya Program Dan Sektor, Serta Kesinambungan Dengan Upaya-upaya Yang Telah Dilaksanakan Dalam Periode Sebelumnya. Profil Kesehatan lni Dapat Digunakan Unluk Memantau Kesinambungan Pembangunan Kesehalan Yang Telah Dilaksanakan Setiap Tahunnya. Sejalan Dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 18 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Satu Data Bidang Kesehatan, Selain Di Tingkat Nasional, Profil Kesehatan Wajib Diterbitkan Juga Oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/kola, Serta Puskesmas Minimal Satu Kali Dalam Setahun. Dengan Adanya Profil Kesehatan lni Maka Pemerintah Juga Dapat Menampilkan Data Dan lnformasi Yang Akurat, Mutakhir, Terpadu, Dapat Dipertanggungjawabkan, Mudah Diakses, Serta Dibagipakaikan.profil Kesehatan lni Berpedoman Pada Program Dan Kegialan Dinas Kesehatan Sesuai Dengan Prioritas Pembangunan Kesehatan Yang Tercantum Dalam Misi Rpjmd Kola Tangerang Selatan, Renstra Dinas Kesehatan, Prioritas Pembangunan Nasional Dan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Disusun Dalam Rangka Untuk Menyajikan Gambaran Capaian Hasil Program Dan Kegiatan Kesehatan Di Kota Tangerang Selatan
Tujuan Kegiatan
Dalam Upaya Dalam Rangka Pemenuhan Hak Masyarakat Terhadap Akses lnformasi Dan Edukasi Kesehatan Di Kola Tangerang Selatan. Profil Kesehatan Kota Tangerang Selatan Merupakan Salah Satu Media Yang Dapat Berperan Dalam Pemantauan Pencapaian Hasil Pembangunan Kesehatan. Dengan Terbitnya Profil Kesehatan Kota Tangerang Selatan 2022 Diharapkan Kebutuhan Data Dan lnformasi Tahunan Dapat Terpenuhi Sebagai Landasan Pengambilan Keputusan Yang Evidence-based
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2023 - 31 Mei 2023
Desain
2 Januari 2023 - 31 Mei 2023
Pengumpulan Data
1 Juni 2023 - 30 Juni 2023
Pengolahan Data
14 Juni 2023 - 31 Juli 2023
Analisis
20 Juni 2023 - 31 Juli 2023
Diseminasi
1 Agustus 2023 - 18 Desember 2023
Evaluasi
18 Desember 2023 - 18 Desember 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 11 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Klasifikasi Rumah SakitRumah SakitPengelompokan rumah sakit berdasarkan banyaknya bidang dan jenis pelayanan yang diberikan, fasilitas kesehatan, sarana penunjang, dan sumber daya manusia, serta kemampuan penanganan jenis-jenis penyakit sesuai disiplin ilmu atau kekhususan lainnya.2022
Jumlah PendudukPendudukJumlah manusia yang mendiami suatu wilayah dalam waktu minimal 1 tahun atau akan mendiami suatu wilayah selama 1 tahun2022
Jenis Tenaga KesehatanTenaga KesehatanPenggolongan tenaga yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.2022
Akreditasi Pelayanan KesehatanFasilitas KesehatanAkreditasi adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan kesehatan telah memenuhi standar akreditasi. 2022
Jenis Jaminan Kesehatan yang Dimiliki1. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2. Kepesertaan dalam Program Perlindungan SosialJenis perlindungan kesehatan yang dikuti peserta dengan cara membayar iuran agar memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. 2022
Kejadian Kematian IbuKematian Ibu/Maternal Mortality Kematian ibu merupakan kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan dan masa nifas. 2022
Kejadian kematian neonatal Kematian Bayi Kejadian kematian Bayi pada masa neonatal di mana Masa neonatal adalah usia antara 0-28 hari. Masa neonatal terbagi menjadi: Neonatal dini (perinatal) = 0-7 hari dan Neonatal lanjut = 8-28 hari 2022
Jumlah Kehamilan KehamilanBanyaknya kejadian perkembangan embrio atau janin didalam rahim seorang perempuan. 2022
Jumlah Balita dengan Stunting StuntingStunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. 2022
Jumlah Klinik Utama Klinik Utama Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik 2022
Kasus Penduduk Terkena Penyakit Menular (HIV, AIDS, diare, TBC, dan campak) 1. Kepariwisataan 2. PembangunanJumlah kasus penduduk terkena penyakit menular per 100.000 penduduk. Indikator jumlah kasus penduduk terkena penyakit menular dihitung berdasarkan rasio jumlah penduduk terkena penyakit menular dengan kategori penyakit yaitu HIV, AIDS, tetanus, diare, TBC, COVID 19 dan suspect campak, per 100.000 penduduk. Data didapatkan dari jumlah total penduduk yang terkena masing-masing penyakit menular dibagi jumlah penduduk. 2022
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. BANTEN KOTA TANGERANG SELATAN
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
- Lainnya, Pengumpulan data dari puskesmas dan aplikasi di Dinas Kesehatan masyarakat
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, matriks, driver
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Task Force
- Lainnya, Pengecekan dan Konfimasi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 18 Desember 2023
Digital (Softcopy) Ya 18 Desember 2023
Data Mikro Tidak -
Variabel Kegiatan
11 variabel yang diolah/dikumpulkan
Kasus Penduduk Terkena Penyakit Menular (HIV, AIDS, diare, TBC, dan campak)
Integer • -
Jumlah kasus penduduk terkena penyakit menular per 100.000 penduduk. Indikator jumlah kasus penduduk terkena penyakit menular dihitung berdasarkan rasio jumlah penduduk terkena pen
["Kepariwisataan", "Pembangunan"]Lihat →
Jumlah Klinik Utama
Integer • Unit
Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik
["Klinik Utama"]Lihat →
Jumlah Balita dengan Stunting
Integer • Balita
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah sta
["Stunting"]Lihat →
Jumlah Kehamilan
Integer • kejadian
Banyaknya kejadian perkembangan embrio atau janin didalam rahim seorang perempuan.
["Kehamilan"]Lihat →
Kejadian kematian neonatal
Integer • Jiwa
Kejadian kematian Bayi pada masa neonatal di mana Masa neonatal adalah usia antara 0-28 hari. Masa neonatal terbagi menjadi: Neonatal dini (perinatal) = 0-7 hari dan Neonatal lanj
["Kematian Bayi"]Lihat →
Kejadian Kematian Ibu
Integer • Orang
Kematian ibu merupakan kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan dan masa nifas.
["Kematian Ibu/Maternal Mortality"]Lihat →
Jenis Jaminan Kesehatan yang Dimiliki
Integer • -
Jenis perlindungan kesehatan yang dikuti peserta dengan cara membayar iuran agar memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan
["Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)", "Kepesertaan dalam Program Perlindungan Sosial"]Lihat →
Akreditasi Pelayanan Kesehatan
Integer • Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Akreditasi adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan kesehatan telah memenuhi standar akreditasi.
["Fasilitas Kesehatan"]Lihat →
Klasifikasi Rumah Sakit
Integer • -
Pengelompokan rumah sakit berdasarkan banyaknya bidang dan jenis pelayanan yang diberikan, fasilitas kesehatan, sarana penunjang, dan sumber daya manusia, serta kemampuan penangan
["Rumah Sakit"]Lihat →
Jenis Tenaga Kesehatan
Integer • -
Penggolongan tenaga yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu m
["Tenaga Kesehatan"]Lihat →
Penduduk
integer • Orang/Jiwa
Penduduk adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah.
["Penduduk"]Lihat →
Indikator Kegiatan
36 indikator yang dihasilkan
Angka Kesakitan Malaria
kasus perseribu penduduk • Kota
Banyaknya kasus positif (dengan pemeriksaan sediaan darah) dalam setiap 1000 penduduk.
["Kesakitan/Morbiditas", "Malaria"]Lihat →
Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue
kasus perseratus ribu penduduk • Kota
Banyaknya kasus baru Demam Berdarah Dengue pada kurun waktu tertentu dalam setiap 100.000 penduduk pada kurun waktu yang sama.
["Demam Berdarah Dengue (DBD)"]Lihat →
Jumlah Kasus Baru Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS)
kasus • Kota
Banyaknya kasus baru Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dewasa bila terdapat dua gejala mayor dan satu gejala minor dan tidak ada sebab-sebab immunosupresi yang diketahui s
["Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS)"]Lihat →
Tingkat Insiden Tuberkulosis (TB)
kasus perseratus ribu penduduk • Kota
Banyaknya kasus TB baru dan kambuh (termasuk kasus TB pada orang yang hidup dengan HIV) yang muncul selama periode waktu tertentu per 100.000 penduduk.
["Tuberkulosis (TB)", "Kasus TB"]Lihat →
Prevalensi Stunting (Pendek dan Sangat Pendek) pada Anak di Bawah Lima Tahun (Balita)
persen • Kota
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.
["Stunting"]Lihat →
Persentase Anak Berusia 12-23 Bulan yang Mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap
persen • Kota
Bagian dari populasi anak berusia 12-23 bulan yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap atau perbandingan antara jumlah anak usia 12-23 bulan yang mendapatkan imunisasi dasar lengka
["Anak", "Imunisasi Dasar", "Imunisasi"]Lihat →
Angka Kematian Balita (AKBa)/Under Five Mortality Rate (U5MR)
kematian perseribu anak • Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya kematian anak berusia 0-4 tahun selama satu tahun tertentu pada setiap 1000 anak dengan kelompok umur yang sama.
["Kematian", "Balita"]Lihat →
Angka Kematian Neonatal
kematian perseribu kelahiran hidup • Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya anak yang meninggal dalam periode 28 hari pertama kehidupan, pada setiap 1.000 kelahiran hidup.
["Anak", "Kelahiran Hidup"]Lihat →
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)
kematian perseribu kelahiran hidup • Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya kematian bayi berumur di bawah satu tahun pada setiap 1000 kelahiran hidup.
["Kematian", "Kelahiran Hidup"]Lihat →
Persentase Bayi Baru Lahir yang Mendapatkan Pelayanan Neonatal
persen • Kota
Bagian dari populasi bayi baru lahir usia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan neonatal.
["Pelayanan Neonatal"]Lihat →
Persentase Pelayanan Ibu Nifas KF1
persen • Kota
Pelayanan kepada ibu nifas sesuai standar pada 6 - 48 jam setelah persalinan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
["Pelayanan Pasca Persalinan"]Lihat →
Jumlah Kematian Ibu
orang • Kota
Banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, yakni kemat
["Kematian Ibu/Maternal Mortality"]Lihat →
Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)
kematian perseratus ribu kelahiran hidup • Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri
["Kematian Ibu/Maternal Mortality", "Kelahiran Hidup"]Lihat →
Persentase Keluarga Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
persen • Kota
Bagian dari populasi keluarga yang menerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
["Keluarga", "Penerima Bantuan Iuran (PBI)", "Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)", "BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI)"]Lihat →
Persentase Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
persen • Kota
Bagian dari populasi penduduk yang mendapatkan perlindungan kesejahteraan.
["Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)"]Lihat →
Persentase Puskesmas dengan Jenis Tenaga Kesehatan Sesuai Standar
persen • Kota
Bagian dari popiulasi puskesmas yang telah terpenuhi/memiliki 9 jenis tenaga kesehatan, yaitu dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, tenag
["Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)", "Tenaga Kesehatan"]Lihat →
Jumlah Dokter Gigi
orang • Kota
Banyaknya dokter gigi, termasuk dokter spesialis gigi dan dokter gigi di fasilitas kesehatan pada wilayah dan periode waktu tertentu.
["Dokter Gigi"]Lihat →
Jumlah Dokter
orang • Kota
Banyaknya dokter, termasuk dokter spesialis (selain spesialis gigi) dan dokter umum di fasilitas kesehatan pada wilayah dan periode waktu tertentu.
["Dokter"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan Lingkungan
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan, mencakup tenaga lingkungan, entomolog kesehatan, dan mikrobiolog kesehatan.
["Tenaga Kesehatan Lingkungan"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbi
["Tenaga Kesehatan Masyarakat"]Lihat →
Jumlah Tenaga Keterapian Fisik
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dalam terapi fisik, mencakup fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur.
["Tenaga Keterapian Fisik"]Lihat →
Jumlah Tenaga Gizi
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutrisionis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
["Tenaga gizi"]Lihat →
Jumlah Tenaga Keteknisan Medis
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi keteknisian medis, mencakup perekam medis dan informasi kesehatan, teknik kardiovaskuler, tenisi pelayanan darah, refraksionis o
["Tenaga Keteknisan Medis"]Lihat →
Jumlah Tenaga Teknik Biomedika
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang teknik biomedika yang terdiri atas radiografer, elektromedis, ahli teknologi laboratorium medik, fisikawan medik,
["Tenaga Teknik Biomedika"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kefarmasian
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang melakukan pekerjaan kefarmasian yang terdiri atas apoteker dan tenaga teknis kefarmasian pada wilayah dan periode waktu tertentu.
["Tenaga Kefarmasian", "Tenaga Teknis Kefarmasian", "Apoteker"]Lihat →
Jumlah Tenaga Medis
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang berhubungan dengan bidang kedokteran, mencakup dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis.
["Tenaga Medis"]Lihat →
Jumlah Posyandu
unit • Kota
Banyaknya posyandu aktif yang meliputi posyandu dengan kegiatan pelayanan sebulan sekali atau lebih dan posyandu dengan kegiatan pelayanan dua bulan sekali atau lebih.
["Posyandu", "Posyandu aktif"]Lihat →
Jumlah Rumah Sakit Khusus
unit • Kota
Banyaknya rumah sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhu
["Rumah Sakit Khusus"]Lihat →
Jumlah Rumah Sakit Umum
unit • Kota
Banyaknya rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit.
["Rumah Sakit Umum"]Lihat →
Jumlah Rumah Sakit
unit • Kota
Banyaknya Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.
["Rumah Sakit"]Lihat →
Jumlah Klinik Pratama
unit • Kota
Banyaknya klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar.
["Klinik Pratama"]Lihat →
Jumlah Puskesmas
unit • Kota
Banyaknya fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif
["Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)"]Lihat →
Rasio Kepadatan Penduduk
orang per kilometer persegi • Kota
Angka yang menyatakan banyaknya penduduk per kilometer persegi, dihitung dengan perbandingan antara banyaknya penduduk terhadap luas wilayah.
["Penduduk"]Lihat →
Jumlah Penduduk
orang • Kota
Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk
["Penduduk"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kebidanan
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan berdasarkan kompetensi untuk melakukan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, dan pelayanan kesehatan reproduksi per
["Bidan"]Lihat →
Jumlah Tenaga Keperawatan
orang • Kota
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan berdasarkan kompetensi untuk melakukan asuhan keperawatan serta tindakan kolaborasi keperawatan dengan tenaga kesehatan lain ses
["Perawat"]Lihat →