Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Luwu Timur 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Luwu Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Ki Hajar Dewantara, Puncak Indah, Malili
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkes@luwutimurkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Nelli Mualim, SKM |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | Jl. Ki Hajar Dewantara |
| Telepon: | 082187032124 |
| Faksimile: | - |
| Email: | umpegdinkes2021@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanTingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB): Masalah ini masih menjadi tantangan nasional. Kemenkes menempatkan penurunan AKI dan AKB sebagai indikator utama keberhasilan derajat kesehatan suatu wilayah. Mayoritas penyebab kematian (seperti pendarahan, preeklamsia, atau infeksi) sebenarnya bisa dicegah jika mendapatkan intervensi medis yang cepat. Hak Mutlak dan Standar Pelayanan Minimal (SPM): Sesuai dengan Permenkes No. 4 Tahun 2019, negara wajib memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada setiap warga negara, khususnya kelompok rentan: ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, dan balita. Pelayanan ini harus memenuhi aspek kuantitas dan kualitas (misalnya, pemeriksaan kehamilan minimal harus memenuhi standar "10 T"). Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kualitas Generasi Masa Depan: Intervensi kesehatan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)—sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun—adalah periode emas yang menentukan tumbuh kembang anak dan memutus rantai stunting.
Tujuan Kegiatan
Berdasarkan regulasi Kementerian Kesehatan yang sama (khususnya Permenkes No. 4 Tahun 2019 tentang SPM Kesehatan dan pedoman teknis program KIA), tujuan dari pelaksanaan kegiatan pelayanan KIA serta pengumpulan datanya dapat dibagi menjadi dua bagian utama: 1. Tujuan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Secara garis besar, tujuan pelayanan KIA adalah memastikan setiap ibu hamil menjalani kehamilan dengan aman, bersalin dengan selamat, serta melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas. Tujuan Umum: Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) secara signifikan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Tujuan Khusus: Meningkatkan Akses dan Cakupan Pelayanan: Memastikan seluruh ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, bayi baru lahir, dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai standar, tanpa terkecuali (pemerataan pelayanan). Mencegah Komplikasi Kehamilan dan Persalinan: Melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko pada ibu hamil (seperti anemia, kurang energi kronis, atau hipertensi) agar bisa segera ditangani sebelum berakibat fatal. Menjamin Persalinan yang Aman: Memastikan seluruh proses persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten di fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai. Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak: Memastikan bayi dan balita mendapatkan hak kesehatannya, termasuk ASI eksklusif, imunisasi dasar lengkap, pemantauan gizi, dan stimulasi tumbuh kembang untuk mencegah terjadinya stunting.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2025-01-15
Desain
2024-12-02 s.d. 2025-01-16
Pengumpulan Data
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-02-01 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-02-01 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2025-06-01 s.d. 2026-01-31
Evaluasi
2025-06-01 s.d. 2026-01-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Ibu | Ibu | Seseorang wanita yang melahirkan dan mengasuh anak (termasuk ibu biologis, adopsi, atau tiri), hingga sosok wanita yang memiliki peran merawat dan mendidik anak secara emosional | 1 Tahun |
| Anak | Anak | Seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan | 1 Tahun |
| Jumlah kelahiran hidup | Lahir hidup | Banyaknya janin yang lahir dalam keadaan hidup, yaitu anak yang saat lahir menunjukkan tanda tanda kehidupan, meskipun hanya sesaat | 1 tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | LUWU TIMUR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI, CAWI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Lainnya : PUSKESMAS
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 11
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-01-31;
Data Mikro: -